Uang AS Akan Bergambar Perempuan

NEW YORK – Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS), Kamis (18/6/2015) mengumumkan rencana pemberian gambar perempuan pada mata uang kertas US$ 10 mendatang. Namun belum diputuskan siapa gambar wanita tersebut.

Debut baru itu disebutkan akan dimulai pada tahun 2020, sekaligus memperingati 100 tahun amandemen ke 19, Konstitusi AS, yang memberikan perempuan hak untuk memilih.

Menurut pihak Departemen Keuangan mereka akan melakukan seleksi public terlebih dahulu, sebelum akhirnya mendapatkan pemenangnya, setelah melalui sistem pemilihan demokrasi inklusif.

Gambar perempuan di mata uang kertas US$ 10 itu direncanakan akan memindahkan gambar Alexander Hamilton. Ia sebelumnya menjadi figur kunci pada masa Revolusi Amerika dan merupakan Menteri Keuangan pertama AS.

Gambar Hamilton sebelumnya ada di mata uang US$ 10 pada tahun 1929. Sebelumnya hanya Hamilton dan mantan Presiden AS, Benjamin Franklin yang gambarnya ditaruh di mata uang AS.

Sebenarnya sosok perempuan pernah ada di mata uang AS sebelumnya. Namun sosok perempuan itu ditaruh dalam mata uang berbentuk koin, dan saat ini koin tersebut sudah tak digunakan lagi.

Nama kedua wanita yang pernah menjadi gambar di mata uang koin AS merupakan Susan B Anthony dan warga pribumi Amerika, Sacagawea. Kini kedua koin itu telah hilang dari peredaran.

Tujuan utama dari pemberian gambar perempuan dari mata uang kertas AS itu, menurut Departemen Keuangan AS untuk memberikan sisi keadilan. Meskipun kelompok perempuan AS sebenarnya tak mempermasalahkan hal tersebut.

“Kita hanya mengganti sosok gambar seseorang di mata uang sesekali, sejak mata uang menjadi alat pembayaran resmi. Dan sekarang dengan bangga saya umumkan setelah satu abad lamanya kita akan menaruh gambar seorang perempuan di mata uang kertas AS,” urai Jacob Lew, Menteri Keuangan AS.

Sejak Maret lalu, sebua grup independen telah melakukan kontes untuk memlilih siapa sosok perempuan yang pantas berada di mata uang AS. Menurut rencana sosok tersebut akan ditaruh pada mata uang kertas bernilai US$ 20, yang bergambar Andrew Jackson.

Aktivis anti abolisi, Harriet Tubman masuk pada daftar pilihan utama, mengalahkan banyak pesaing lain, termasuk istri mantan Presiden AS, Eleanor Roosevelt.

Pilihan selain Tubman jatuh pada aktivis hak asasi manusia, Rosa Parks dan pemimpin Cherokee, Wilman Mankiller.

Tubman sebelumnya dikenal sebagai pemrakarsa rel kereta bawah tanah. Yang mana rel tersebut kemudian dipakainya untuk membebaskan banyak budak pada tahun 1850-an.

Menurut Lew, pemilihan gamabr sosok perempuan pada mata uang kertas AS itu akan berakhir pada akhir tahun ini. (BBC/AFP/slg)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s