Philips Jual Saham Lumileds

AMSTERDAM – Perusahaan pembuat bola lampu, Philips berencana menjual saham anak perusahaannya sebanyak 80 persen, Selasa (31/3/2015). Nilai saham itu diperkirakan mencapai US$ 2,8 miliar.Saham anak perusahaan yang dijual bernama Lumileds, yang berada dibawah Go Scale Capital, perusahaan yang bergerak dalam bidang perluasan penjualan sistem pencahayaan dan lampu LED. Sementara Philips sendiri akan fokus pada barang-barang umum dan teknologi kesehatan.

Lumileds sejauh ini telah memperkerjakan 8.300 orang diseluruh dunia, dan di tahun 2014 telah menjual produk senilai lebih dari 2 juta Euro.

Sonny Wu, Kepala Go Scale mengatakan berharap adanya peningkatan bilamana penjualan saham berhasil. “Kami ingin melihat pertumbuhan yang signifikan dan berkesinambungan, pada peluang baru seperti perangkat elektrik,” kata Wu.

Sementara itu, analis dari ABN Amro, Marc Hesselink mengatakan harga penjualan produk keluaran baru perusahaan itu bisa jadi akan lebih murah, daripada harga produk serupa saat ini.

Perusahaan Philips telah menjual lampu sejak tahun 1890. Setelah berkembang terus, Philips terkenal sebagai pemimpin dalam bisnis industry penerangan.

Bulan September 2014, pihak Philips menyatakan akan berencana membagi perusahaan mereka menjadi dua. Memisahkan antara bisnis penerangan dari divisi layanan kesehatan.

Pemisahan itu tetap akan berbasis di Belanda, tempat dimana perusahaan itu berdiri dan besar, serta masih akan menggunakan nama Philips.

Sempat dipertimbangkan untuk membuat beberapa pilihan untuk struktur kepemilikan saham perusahaan baru itu. Seperti pada produk lampu senter genggam, yang sebenarnya bisa berubah nama, dan diperdagangkan lagi di bursa saham.

Philips hingga sekarang terus berkembang dengan berupaya memilah-milah hasil produknya. Upaya tersebut disebut banyak pihak sebagai bagian dari seni bisnis, yang coba dilakukan Philips.

Namun upaya itu juga disebut sebagai cara menangkal persaingan dari rival terberat mereka, Siemens yang menjual produk bola lampu bermerk Osram. (AFP/BBC)

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s