Pasar Permainan Video Menurun

LONDON – Penjualan video game dikabarkan terus mengalami penurunan, paska musim penjualan pada natal lalu. Berbagai perusahaan video game mengatakan ada penurunan sebesar 6,7 persen di awal tahun 2015.

Perusahaan seperti Xbox One dan PlayStation 4 juga mengakui penurunan tersebut. Dikatakan penurunan itu disebabkan tingginya aktivitas promosi pasar yang menyetir penjualan perangkat keras, tapi rendah keuntungan.
Diperkirakan hingga 1 Agustus 2015 nanti, akan diperoleh keuntungan hingga 51,3 pound sterling. Lebih rendah dari pendapatan tahun lalu yang mencapai total 63,7 pound sterling.
Martyn Gibbs, Kepala Eksekutif dari Xbox mengatakan sekarang saat yang tepat untuk mengkapitalisasi penjualan perangkat keras permainan video. “Sekarang kami memiliki basis pelanggan besar, untuk menjual baik perangkat lunak maupun keras selama jangka waktu lama,” kata Gibbs.
Perusahaan video game baru masuk London Stock Exchange pada tahun lalu, setelah dua tahun mengalami kolaps administrasi. Kemudian perusahaan tersebut membuat debut menakjubkan sejak delapan bulan lalu. Namun lalu menyalahkan kompetisi yang terlalu intens, pada pasar perdagangan permainan video, terutama saat menjelang natal.
Sementara pihak retailer mengatakan adanya aktivitas promise yang tak direncanakan, termasuk menjual secara paket perangkat keras dan lunak permainan video. Kondisi itu yang kemudian membuat harga dan keuntungan menjadi turun. Secara umum penurunan mencapai 40 point dibandingkan tahun lalu.  
“Kami menginvestasi keuntungan saat menawarkan para pelanggan dengan produk yang kompetitif. Biasanya itu berupa paket pernagkat lunak dan keras permainan video, tujuannya untuk mencari sebanyak-banyaknya generasi baru pelanggan secepat mungkin,” tambah Gibbs.
Namun kenyataannya tingkat penjualan permainan video malah menjadi turun. Namun saat nilai penjualan berakhir Selasa kemarin, hanya ada penurunan sebesar 65 persen, dari nilai debut yang dikeluarkan bulan Juni lalu.
Mekanisme penjualan saham berbagai perusahaan permainan video dilakukan oleh OpCapita. Perusahaan itu dikepalai oleh Hendry Jackson, yang juga diketahui menjadi penyebab kolaps kontroversial perusahaan Comet. Perjanjian yang sudah dibuat mencakup naiknya jumlah penjualan video games dibeberapa gerai yang sudah dibuat. Kenaikan penjualan juga didukung oleh firma konsultan dibawah koordinasi Elliott Advisors. (BBC/slg)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s