Standard Chartered Potong Jumlah Pegawai

LONDON – Dua perusahaan besar, Bank Standard Chartered dan JC Penney and Macy’s mengumumkan pemotongan jumlah karyawan, Kamis (8/1). Kedua perusahaan tersebut juga menutup cabang-cabang gerai penjualan mereka, untuk meningkatkan keuntungan.

Pihak Standard Chartered mengatakan pemotongan jumlah karyawan, dan gerai cabang akan menolong perusahaan menghemat sebesar US$ 100 juta, pada tahun 2016 mendatang. Keputusan tersebut diambil setelah adanya peringatan sebanyak tiga kali, menyangkut keuntungan yang diraih perusahaan pada tahun 2014 lalu.
Dikabarkan Stadard Chartered mengalami kemerosotan nilai penjualan pada bulan Oktober 2014. Akibatnya nilai saham menurun hingga 16 persen.
Lalu pada bulan November, pihak Standard Chartered mengatakan akan berusaha menghemat dana sebesar US$ 400 juta, mulai tahun 2015. Karena target tersebut maka dilakukan tindakan pemutusan hubungan kerja dan penutupan gerai cabang mereka diberbagai belahan dunia.
Setidaknya 2.000 posisi di Standard Chartered akan dibiarkan kosong. Nantinya posisi tersebut akan diisi kembali, bila keuntungan sudah bisa diraih usai tahun 2016. Pihak bank juga menyatakan akan menutup 100 kantor cabang mereka di Asia, Afrika dan Timur Tengah pada tahun 2015. Penutupan kantor cabang itu dilakukan juga untuk menaikan jumlah keuntungan yang diharapkan para pemegang saham.
Sejauh ini sudah 22 kantor cabang resmi ditutup, dan sedang dalam pengerjaan ada 100 kantor cabang lain yang akan segera menyusul ditutup.
Steven Chan, analis dari Maybank King Eng Securities di Hong Kong mengatakan langkah yang diambil Standard Chartered merupakan keputusan terbaik yang bisa dilakukan. Ia juga yakin keuntungan bank itu akan segera naik kembali, lantaran keputusan yang diambil sebelumnya.
Selain Standard Chartered, sebuah perusahaan penjualan retail di Amerika Serikat (AS), JC Penney and Macy’s juga dikabarkan akan mengurangi jumlah gerai penjualan dan ribuan karyawan mereka.
Dalam keterangan yang disebarkan JC Penney and Macy’s mengatakan akan menutup 54 dari 1.060 gerai yang mereka punya. Diperkirakan karena penutupan gerai tersebut maka sebanyak 4.550 pekerja akan dirumahkan.
Mike Ullman, Kepala Eksekutif JC Penney mengatakan akan mengundurkan diri apd abulan Agustus 2015 mendatang, saat keuntungan kembali diraih usai penutupan beberapa gerai penjualan. Menurut rencana ia akan diganti dengan Marvin Ellison, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Depot JC Penney.
Keputusan yang diambil JC Penney and Macy’s dianggap sesuai dengan yang diprediksi. Awal minggu ini saja JC Penney telah mendapatkan kenaikan laba kembali sebesar 3,7 persen. (BBC/slg)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s