Honda Kena Denda US$ 70 Juta

NEW YORK – Administrasi pemerintahan Obama mengatakan pada hari Kamis (8/1/2015) telah memberikan hukuman denda kepada perusahaan Honda, karena tidak melaporkan 1.729 komplain berkaitan dengan kematian dan kecelakaan, yang disebabkan pemakaian kendaraan keluaran mereka.

Pembuat mobil asal Jepang tersebut diketahui melakukan kesalahan karena tidak melaporkan complain kematian dan kecelakaan ke Administrasi Nasional Keamanan Lalu Lintas Jalan Raya Amerika Serikat (AS). Tidak adanya laporan diklaim terjadi selama 11 tahun, dimulai tahun 2003.
Selain itu Honda juga dikatakan melakukan kesalahan karena tidak melaporkan tingkat kepuasan pelanggan, pada periode yang sama. Dengan dua kesalahan tersebut otoritas AS memberikan dengan yang terbagi dalam dua bagian besar. Denda pertama sebesar US$ 35 juta karena tidak melaporkan komplain kematian dan kecelakaan. Sementara US$ 35 juta yang lain untuk denda karena tidak melaporkan klaim kepuasan pelanggan.
Anthony Foxx, Menteri Transportasi AS mengatakan denda tersebut menggambarkan determinasi pemerintah untuk menegakan aturan yang ditetapkan pembuat kebijakan, dan hak konsumen pengguna barang.
“Apa yang tidak bisa kami toleransi dan tidak akan bisa ditoleransi merupakan kesalahan karena tidak melaporkan berbagai isu keselamatan yang seharusnya dilaporkan,” kata Foxx.
Complain kebanyakan berasal dari tidak berfungsinya teknologi air bag, yang kemudian menyebabkan banyak kematian saat kecelakaan. Pihak Honda sendiri telah menarik kembali lebih dari 5 juta kendaraan mereka yang telah terjual di AS, sejak tahun 2008 lalu. Penarikan terjadi karena adanya isu tidak berfungsinya teknologi air bag, yang dikeluarkan perusahaan Takata Corp., yang ditanam dikendaraan keluaran Honda.
Atas keputusan ini, pihak Honda menyatakan akan membayar denda sesuai ketentuan. Namun pihak pemerintah mengatakan hingga kini belum menerima laporan complain yang seharusnya diberikan Honda, menyangkut kematian dan kecelakaan yang disebabkan pemakaian produk mereka.
“Kita harus memperbaiki masalah ini dan akan melangkah maju untuk melakukan tindakan penting untuk Honda,” kata Rick Schostek, Wakil Direktur Honda Amerika Utara.
Menurut Honda, pihakny amenyalahkan pembuat teknologi tersebut yang melakukan kesalahan saat memasukan data, mengkode computer, mengintrepretasi kebijakan dan berbagai kesalahan mengenai garansi serta laporan kerusakan alat.
Clarence Ditlow, dari Pusat Keamanan Berkendara AS (CAS) mengatakan apa yang telah dilakukan pihak Honda murni merupakan tindakan criminal. Menurutnya jumlah denda sebesar US$ 70 juta yang telah dijatuhkan terlalu kecil.
“Mungkin saja masih ada complain selain laporan mengenai 1.729 kematian dan kecelakaan yang diklaim telah dilaporkan ke Honda,” papar Dirlow.
Keputusan pemberian hukuman denda kepada pihak perusahaan pembuat mobil uga pernah dijatuhkan kepada perusahaan General Motors (GM). Pada bulan Mei 2014 lalu, GM juga dijatuhi hukuman denda sebesar US$ 35 juta, karena dianggap berusaha menutupi penyebab kejadian 42 kasus kematian dan 58 kecelakaan, yang terkait dengan penggunaan kendaraan keluaran mereka. (AP/BBC/slg)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s