2014 Tahun Terpanas di Inggris

LONDON – Tahun 2014 menjadi tahun terpanas yang pernah terjadi di Inggris, sejak rekaman suhu dilakukan tahun 1910. Demikian diungkapkan kantor meteorologi setempat, Selasa (6/1/2015).

Secara mendetail, suhu panas tersebut juga menjadi yang paling panas untuk daerah Inggris Tengah, yang dicatat sejak tahun 1659. Catatan tersebut kemudian dianggap yang paling tua dalam sejarah.

Rata-rata temperatur di Inggris pada tahun 2014 mencapai 9,9 derajat celcius. Naik 0,2 derajat dibandingkan data temperatur yang ada pada tahun 2006. Data tersebut juga menunjukan tak ada satu bulanpun di tahun 2014 yang memiliki suhu lebih rendah, selain yang tercatat tersebut.

Data tersebut jelas menjadikan rekor terbaru catatan suhu terpanas di Inggris, yang pernah diketahui sejak tahun 2002 lalu. Menurut beberapa analisis, catatan temperatur tersebut secara nasional terjadi merata. Bahkan juga terjadi di Irlandia Utara, yang mencatatkan suhu panas tertinggi setelah 2007 dan 2006.

Pada bulan Desember lalu, Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) mengatakan tahun 2014 merupakan tahun terpanas yang pernah terjadi di bumi. Bukti tersebut menguatkan kebenaran terjadinya fenomena pemanasan global di dunia saat ini.

Bagi Inggris sendiri kejadian itu merupakan hal yang harus diperhatikan. Karena kejadian tersebut berulangkali terjadi secara berturut selama lima tahun terakhir disana. Dimasa depan tak hanya makin panasnya suhu yang menjadi masalah, namun kemungkinan makin tingginya curah hujan juga diperkirakan terjadi. Menurut catatan bulan terbanyak curah hujan di Inggris terjadi pada bulan Januari dan Februari.

WMO sendiri memiliki catatan sendiri mengenai perubahan iklim yang terjadi dibanyak negara dunia selama tahun 2014. Dimana Inggris mengalami musim badai di wilayah negara bagian koloninya lebih banyak dari musim hujan sebelumnya.

Di wilayah Balkan pada bulan September mengalami juga jumlah curah hujan yang lebih banyak dua kali lipat dari sebelumnya. Bahkan wilayah Turki mengalami empat kali kejadian curah hujan yang lebih banyak dua kali lipat.

Selain itu di kota Guelmin, Maroko hanya memiliki jumlah hari hujan hanya selama empat hari saja dalam setahun. Di barat Jepang, bulan Agustus terjadi hujan lebat yang melebihi dari rekor sebelumnya. Sementara di bagian barat Amerika Serikat (AS) justru mengalami kekeringan, seperti yang dilaporkan otoritas Oklahoma pad abulan Juni. Kejadian sama juga terjadi di beberapa bagian Tiongkok dan Amerika Selatan. (BBC/slg)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s