Perbaiki Ekonomi, Maduro Keliling Dunia

CARACAS – Presiden Venezuela, Nicolas Maduro mulai melakukan tur internasional untuk mencari bantuan masalah resesi yang dihadapi negaranya, akibat turunnya harga minyak dunia. Tujuan pertama yang ditarget Maduro merupakan negara Tiongkok, untuk mendapatkan pinjaman baru.

Menurut rencana, Maduro akan melakukan pertemuan dengan pemimpin Tiongkok, Xi Jinping pada pertemuan tersebut. Sejauh ini diketahui Tiongkok menjadi salah satu peminjam terbesar bagi negara Venezuela.

Selain mengunjungi Tiongkok, Maduro juga direncanakan akan bertemu dengan para pemimpin organisasi eksportis minyak dunia (OPEC), untuk membicarakan kemungkinan penurunan jumlah produksi minyak, agar harga naik kembali.

Harga minyak  bumi di Venezuela terus turun sejak pertengahan Juni 2014 lalu. Turunnya harga minyak tersebut terkait juga dengan turunnya harga minyak dunia sebelumnya. Kondisi tersebut terjadi setelah jumlah pendapatan Venezuela terbanyak dari sektor minyak, dan diperkirakan masih banyak cadangan minyak berada dinegara itu.

Sebelum meninggalkan negaranya, Maduro terlebih dahulu mengumumkan mekanisme baru yang bertujuan untuk menyelamatkan negara tersebut dari krisis ekonomi. Maduro mengatakan akan merubah strategi pelestarian, membuka perjanjian beru dengan organisasi yang mengatur kontrol mata uang dunia, dan membuat badan baru untuk mengatur distribusi komoditi selain minyak.

Menurut Maduro kini negaranya mengalami masalah karena perang ekonomi yang diluncurkan Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama dengan mencoba untuk menghancurkan kartel produsen minyak dunia, OPEC. Ia juga menuduh AS membanjiri pasar dengan minyak, sebagai bagian dari perang dengan Rusia.

Sementara itu pihak oposisi di Venezuela menyalahkan penyebab krisis ekonomi yang membuat stok makanan dan susu berkurang. Mereka juga menyalahkan pandangan politik Maduro, yang bersifat sosialis sehingga kurang mendapatkan dukungan dari negara maju dunia.

Sebelumnya menurut Bank Sentral Venezuela, nilai harga minyak disana terus turun sebanyak 2,3 persen pada kuartal ketiga tahun 2014. Turunnya nilai tersebut juga terjadi pada kuartal pertama dan kedua di tahun yang sama.

Turunnya harga minyak di Venezuela juga membuat tingginya inflasi dinegara itu. Tercatat menurut Bank Sentral Venezuela tingkat inflasi mencapai 4,7 persen pada November 2014. Sementara sepanjang tahun 2014 nilai inflasi Venezuela mencapai 63,6 persen, menjadi negara paling parah mengalami inflasi pada tahun 2014. (BBC/AFP/slg)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s