Kayu Peringkat Pertama Ekspor Vietnam

HANOI – Ekspor sektor pertanian Vietnam diperkirakan bisa meraih keuntungan US$ 30,86 miliar  ditahun ini. Nilai tersebut naik dari tahun sebelumnya sebanyak 11,2 persen, tutur Kementerian Pertanian dan Pembangunan Daerah Vietnam, Minggu (28/12/2014).

Ekspor kayu menduduki peringkat pertama dari produk Vietnam tersebut. Diperkirakan dari produk kayu Vietnam bisa meraih US$ 6,54 miliar, naik sebesar 12,7 persen dari tahun lalu. Sementara Amerika Serikat (AS), Tiongkok dan Jepang menjadi negara tujuan utama ekspor kayu tersebut.

Sementara penjualan udang ke luar negeri menduduki peringkat berikutnya dengan nilai US$ 4 miliar. Nilai itu juga mengalami pertumbuhan dari sebelumnya sebanyak 28 persen dari tahun lalu. AS menjadi tujuan ekspor udang terbesar dari Vietnam.

Ekspor kopi juga mengalami kenaikan sebanyak 33,2 persen dari tahun lalu. Nilai ekspor kopi Vietnam kini bisa meraup untung hingga US$ 3,6 miliar. Kebanyakan kopi Vietnam kini dikirimkan ke Jerman dan AS.

Beberapa produk ekspor lain juga mengalami kenaikan, termasuk beras yang naik hingga US$ 3,04 miliar. Kacang juga naik sampai US$ 2 miliar, ekspor ikan segar naik sampai US$ 1,8 miliar dan lada mencapai ekspor sampai US$ 1,2 miliar.

Penjelasan tersebut dikeluarkan Kementerian Pertanian dan Pembangunan Daerah Vietnam, melalui situs internet. Dalam penjelasan tersebut dijelaskan juga kalau ekspor buah dari Vietnam menunjukan prospek yang cerah. Dari ekspor buah diperkirakan bisa mencapai nilai US$ 1,5 miliar pada tahun 2014. Sebanyak US$ 521 juta berasal dari produk impor.

Asosiasi Buah dan Sayuran Vietnam mengatakan perdagangan sayuran dan buah tahun ini meraih keuntungan sampai US$ 956 juta. Pada bulan Desember saja, ekspor buah dan sayur diestimasi mencapai angka US$ 120 juta. Sementara secara keseluruhan ekspor produk tersebut mencapai US$ 1,477 miliar. Angka tersebut naik dari tahun sebelumnya yang hanya mencapai angka US$ 1,073 miliar.

Sementara impor buah dan sayur Vietnam juga terus naik, mencapai angka sekitar US$ 42 juta pada bulan Desember. Membuat total nilai impor buah Vietnam menjadi US$ 521 juta pada tahun ini. Angka tersebut merupakan kenaikan hingga 28,5 persen dibanding tahun sebelumnya.

Tiongkok menjadi daerah utama ekspor buah dan sayur Vietnam, pada 10 bulan pertama di tahun 2014. Angka ekspor ke Tiongkok mencapai peningkatan 26,43 persen, baru kemudian diikuti Jepang, AS dan Korea Selatan. (Xinhua/slg)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s