Masyarakat Rhode Island Tuntut Petrobras

NEW YORK – Negara bagian Amerika Serikat (AS), Rhode Islands mengajukan tuntutan hukum mewakili masyarakat, menyusul indikasi korupsi yang terjadi di perusahaan minyak Petrobras. Hingga Jumat (27/12/2014) sudah ada 39 nama masuk dalam daftar koruptor yang terkait dalam kasus ini.

Menurut pihak dari Rhode Islands, Petrobras telah memberikan informasi yang salah pada para calon investor. Sehingga membuat calon investor keliru dalam mengambil keputusan, dan menurunkan nilai investasi yang telah ditanamkan.

Keseluruhan nama pelaku yang tercantum, semua memiliki indikasi melakukan aksi korupsi, pencucian uang dan pembengkakan nilai proyek. Mereka juga dikategorikan melakukan kegiatan kartel dagang yang menaikan jumlah proyek infrastruktur, serta menyuap politisi. Atas perbuatan tersebut, kelas eksekutif diperusahaan itu terancam hukuman 20 tahun penjara.

Kasus ini juga diperkirakan akan menyeret Presiden Brasil saat ini, Dilma Rousseff yang pernah menjadi dewan direksi Petrobras selama tujuh tahun, hingga 2010. Namun hingga kini Rousseff yang menolak terkait dengan kasus tersebut.

Menurut data yang diberikan Kepolisian Brasil, setidaknya ada dana sejumlah lebih dari US$ 3,9 miliar telah berpindah tangan. Kini pengadilan Brasil telah memblokir asset Petrobras senilai US$ 270 juta yang berasal dari tersangka.

Mantan Direktur Petrobras, Paulo Roberto Costa, yang memimpin dari 2004-2012, mengatakan kepada polisi kalau kalangan politisi menikmati sekitar 3 persen komisi dari kontrak yang ditandatangani, selama periode ia menjabat.

Presiden Rousseff sendiri kemudian menunjuk Graca Foster, sebagai pengganti Costa. Ia tak melihat ada masalah apapun dengan Graca, dan berharap terus menjadi CEO Petrobras.

“Ia akan menghadapi musim yang tak baik, tapi saya tak ingin menggantinya karena kasus yang beredar saat ini,” imbuh Rousseff.

Rousseff yang saat ini sedang membentuk kabinet baru, juga mengatakan akan melakukan konsultasi dengan jaksa penuntut, sebelum mengumumkan nama menteri baru yang akan ditunjuknya.

Petrobras merupakan perusahaan minyak terbesar milik negara Brasil. Skandal yang terjadi tersebut, jelas membuat guncangan besar, mengingat harga minyak yang terus turun saat ini. Menurut data yang ada Petrobras bisa menghasilkan minyak sebanyak 2,1 juta barrel per hari. (AFP/IBT/slg)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s