Ikan Terdalam Dunia Ditemukan

depest fish world

dok. The Telegraph

TOKYO – Spesies ikan yang berada dilaut terdalam yang bisa dicapai manusia, berhasil ditemukan. Ikan dengan nama latin Pseudoliparis amblystomopsis, ditemukan pada kedalaman 7,7 kilometer (km) dibawah laut Jepang.

Peneliti yang merupakan gabungan dari tim Jepang dan Universitas Aberdeen mengatakan mereka mengirimkan wahana untuk masuk ke laut terdalam. Pada sebuah tebing yang berbatasan dengan laut Pasifik, ikan yang mirip lele itu ditemukan. Ikan teridentifikasi berwarna putih pucat, dan bergerak secara agresif mencari makan, meskipun kondisi sangat gelap dilokasi penemuan.

Monty Priede, peneliti dari Universitas Aberdeen mengatakan panjang ikan mencapai 32 centimeter (cm), dan menurutnya berbentuk sangat lucu. “Kebanyakan dari ikan-ikan itu makan udang kecil untuk mempertahankan hidup,” ucapnya Kamis (18/12/2014).

Ikan lain terdalam yang sebelumnya sempat diketahui bernama Abyssobrotula galatheae, yang berada di laut Puerto Rico . Ikan itu berada dikedalaman 8 km, pada tahun 1970. namun ikan itu mati saat dibawa ke permukaan laut.

Proyek ini sendiri bernama Hadeep yang dimulai tahun 2007. Penelitian ini hasil kerjasama Oceanlan Universitas Aberdeen dan Institut Penelitian Lautan Universitas Tokyo, yang dikepalai oleh Mutsumi Nishida.

Sebelumnya peneliti telah masuk ke zona bernama Hadal, yang berada dikedalaman 6.000-11.000 meter. Namun tak ada biota laut ditemukan disana, kebanyakan biota baru ditemukan didaerah Pacific Rim .

Mereka kemudian meluncurkan wahana robot, yang bisa bertahan dikedalaman laut, juga dilengkapi dengan kamera perekam.

Priede, Direktur Oceanlab mengatakan pertanyaan awal penelitian tersebut adalah bagaimana satwa tersebut dapat hidup dikedalaman seperti itu. Setidaknya mereka akan menemui tiga masalah, pertama pasokan makanan, yang pastinya sangat sulit karena berada didaerah terpencil dan dalam sekali. Masalah berikutnya adalah tekanan air yang sangat tinggi, sehingga membuat satwa harus memodifikasi tubuhnya dengan kerapatan tekanan air seperti itu.

“Masalah yang ketiga berkaitan dengan rantai makanan seperti apa yang dijalankan satwa tersebut,” papar Priede.

Sejauh ini bahkan satwa tersebut dapat ditemukan pada kedalaman 7.703 meter dibawah laut, dan juga satwa itu berjumlah sangat banyak serta bersifat massif. Selain keberadaan yang sulit masuk akal, para peneliti juga tertarik dengan perilaku ikan yang berbeda.

“Kebanyakan ikan lain cenderung tak terlalu aktif di laut  yang makin dalam, karena menghemat energi, ikan ini justru tidak melakukan hal itu dan terus bergerak dengan cepat mencari makan,” papar Priede lagi.

Masalah navigasi ikan utnu kmencari makanan juga hal lain yang menarik, dimata para peneliti. Sebab lokasi yang jauh dari permukaan, membuat suasana gelap total selalu ada disana. (BBC/slg)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s