Kanada Dibalik 70 Tahun Pembebasan Belanda

AMSTERDAM – Pertengahan minggu lalu, Sidney Jones, veteran perang berusia 91 tahun kembali melihat-lihat medalinya. Kendati tinggal di rumah jompo militer Calgary Carewest, medali-medali itu masih dibawa Jones kemana-mana. Kadang ia melamun sendiri melihat medali-medali itu, seperti ada gambar hidup yang dilihatnya pada medali-medali itu. Memorinya terbang ke ingatan tujuh dekade lalu.

“Tak harus mengingat semua apa yang pernah menyakitkan, kenapa juga harus dibangkitkan kembali,” katanya dengan aksen gaya orang utara Amerika.

Jones memang berasal dari Kanada. Sebuah negara yang memiliki sejarah tak terlupakan dengan Belanda. Saat perang dunia kedua, Kanada membantu membebaskan Belanda dari cengkraman okupasi Nazi dari Jerman. Tepat hari Senin (15/12/2014) ini, kebebasan Belanda dari cengkraman Jerman kembali diperingati kembali.

“Saya hanya orang yang beruntung, karena masih hidup sampai sekarang,” ujar Jones.

Jones kembali mengingat kalau ia baru berumur 21 tahun, saat pertama ditugaskan ke Belanda. Komandannya Kolonel Blecher, kini sudah meninggal sayangnya.

Kanada tak akan pernah dilupakan orang-orang Belanda. Apalagi saat prajurit-prajurit Kanada, dengan gagah berani mengusir Jerman dari tanah Belanda. Hampir 7.000 orang prajurit Kanada harus gugur dalam perang tersebut. Sebelum akhirnya gedung parlemen Belanda akhirnya kembali diambil alih, dan istana lokasi tinggal Putri Juliana kembali dibebaskan.

Unutk Wilfred LaRoche, kejadian 70 tahun silam itu terus terngiang-ngiang dikepala. Bahkan jelas masih tersisa kesenangan dan kepahitan didalamnya. “Sudah terlalu lama sepertinya, 70 tahun lalu,” katanya.

Ia bersama pemimpinnya, Kolonel Jeff Nicklin turut serta dalam perang tersebut. Sambil meneriakan aura pembebasan, ia ingat bagaimana irama musik yang bersemangat, keluar dari grup musik dari Winnipeg .

“Saya ingat hari terakhir pembebasan terjadi di Belanda. Kami semua berjalan bersama menuju sungai Rhine yang terkenal itu,” ujarnya.

Buat Hazel Jobson, cerita pembebasan Belanda dari Jerman memiliki arti berbeda. Meskipun usianya juga sudah sepuh sekarang, ia masih ingat bagaimana dulu tentara Kanada datang dengan gagah berani.

“Saya terkejut kini mereka datang lagi ke Belanda. Setelah 70 tahun, saya ingat bagaimana mereka menembakan peluru-peluru ke tentara Jerman yang tunggang langgang,” cerita Jobson.

“Sebuah pengalaman yang sulit dilupakan, dan saya ada dibelakang tentara-tentara Kanada itu,” tambah Jobson dengan mata berlinang.

Pada tahun 2014 ini, peringatan 70 tahun pembebasan Belanda dari Jerman kembali diperingati. Saat itu hampir 20.000 rakyat Belanda sudah diambang putus asa. Untunglah tentara Kanada mau datang membantu. Menyelamatkan kehormatan bendera Belanda yang sebelumnya jatuh tergeletak oleh paham Nazi Jerman.

Itulah mengapa Christa Oppers-Beumer, atase militer Belanda di Kanada sekarang turut merasa berterimakasih atas pengorbanan Kanada tersebut.

“Sejarah dunia berubah karena yang pernah dilakukan tentara Kanada di Belanda,” imbuh Christa.

Maka ia memutuskan mengadakan acara bersama kecil-kecilan dengan para veteran tentara Kanada tersebut, di Ottawa.

Jobson, dan Jones serta veteran lain hanya bisa termangu mengingat kembali apa yang mereka lakukan 70 tahun lalu. Sebuah aksi pembebasan yang tak akan pernah dilupakan rakyat Belanda hingga akhir jaman. (Calgary Herald/The Windsor Star/sulung prasetyo)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s