Uber Hadapi Makin Banyak Pelarangan

uber taxiSAN FRANSISCO – Perusahaan jasa layanan taksi berbasis internet, Uber terus menghadapi makin banyak larangan beroperasi di dunia. Setelah Spanyol, kota San Fransisco dan Los Angeles di Amerika Serikat (AS) menurut rencana akan melakukan tindakan hukum melawan Uber.

Jaksa wilayah San Fransisco dan Los Angeles, Rabu (10/12/2014) mengatakan Uber telah melakukan operasi jasa yang tidak diijinkan. Salah satunya tidak melakukan otorisasi perusahaan bisnis kepada pemerintah setempat, dan tidak memiliki sopir yang dapat dipertanggung jawabkan.

Salah satu yang memberatkan, Uber ternyata memberlakukan biaya bebas untuk anggaran bandara di California . Kebijakan tersebut jelas menjadikan Uber dianggap telah melanggar kebijakan setempat.

Max Tyler, perwakilan dari negara bagian Colorado, AS juga menyatakan keberatan atas kehadiran Uber di AS. Salah satu yang dipertanyakan mengenai tidak adanya pemeriksaan Biro Investigasi Federal (FBI) AS, terhadap perusahaan tersebut. Padahal perusahaan taksi lain melakukan aturan itu.

Uber juga sebelumnya mulai dilarang beroperasi di kota Madrid , Spanyol. Sementara India terus melakukan protes terhadap keberadaan perusahaan Uber disana. Penduduk India mulai protes setelah kejadian pemerkosaan terjadi di taksi Uber, yang beroperasi di New Delhi .

Juru bicara kepolisian India , Rajan Bhagat mengatakan sertifikat operasional yang dimiliki Uber kemungkinan palsu. Mereka juga mempertanyakan kredibilitas dari sopir yang bekerja di Uber. Polisi India mengatakan sopir Uber di New Delhi tak memiliki kecakapan layaknya pengendara taksi lain. selain itu perusahaan Uber juga dianggap lebih seperti penyedia jasa teknologi, ketimbang penyelenggara operasional layanan jasa taksi.

Sejauh ini pihak Uber belum memberikan banyak komentar mengenai berbagai bentuk larangan tersebut. Namun dalam situs internet mereka dijelaskan kalau Uber berusaha menyediakan layanan yang aman untuk kaum wanita, khususnya di New Delhi .

Pihak Uber juga mengatakan telah mengecek kredibilitas sopir mereka, seperti pada perusahaan taksi lain. Sementara mengenai otorisasi dari pemerintah setempat, menurut pihak Uber kebanyakan masih berada dalam pengurusan. Kondisi tersebut terkait dengan hasil uji tes percobaan, pada tiap lokasi Uber kemungkinan berada.

Uber kini beroperasi di 52 negara, dan memiliki nilai perusahaan hingga US$ 40 miliar. Uber menjadi perhatian setelah memperkuat jaringan pemesanan, melalui internet. Pemakaian teknologi tersebut jelas sangat membantu bagi penumpang, yang enggan memanggil taksi dijalanan. (BBC/slg)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s