OPEC Tak Akan Turunkan Produksi Minyak

WINA – Pertemuan negara-negara penghasil minyak (OPEC), Kamis (27/11/2014) ini diperkirakan tidak akan memutuskan pemotongan produksi minyak. Menteri Perminyakan Saudi Arabia, Ali al-Naimi mengatakan sangat yakin pertemuan OPEC akan menghasilkan konsensus yang seimbang satu sama lain.

“Kekuatan pada keyakinan akan terlihat nanti. Saya yakin kalau OPEC mampu menghasilkan keputusan yang menyatukan masing-masing negara anggota,” kata Naimi.

Naimi juga mengatakan kalau negara-negara besar penghasil minyak, sebelum pertemuan OPEC kali ini sebenarnya telah berkordinasi satu sama lain. dan salah satu keputusan bersama mereka adalah dengan tidak memotong tingkat produksi minyak, hanya lantaran harga minyak makin turun akhir-akhir ini.

Memotong angka produksi, menurut beberapa pengamat akan bisa menaikan harga minuak kembali. Apalagi kalau produksi OPEC digabungkan, merupakan sepertiga dari jumlah produksi minyak dunia. Namun negara-negara seperti Arab Saudi dan Rusia memutuskan tidak akan menurunkan produksi minyak mereka. Sementara penghasil lain seperti Brasil dan Venezuela tetap bersuara keras, agar tingkat produksi diturunkan untuk mendongkrak harga minyak kembali.

“Ini bukan krisis yang membuat kita semua panik, meskipun harga minyak memang sudah turun,” kata Suhail bin Mohammed al-Mazroui, menteri Perminyakan dari Uni Emirat Arab.

Menurutnya pilihan memotong jumlah produksi bukan juga pilihan yang baik. “Sebab penyebab turunnya harga minyak sekarang karena kelebihan pasokan, yang berasal dari produsen minyak yang bukan berasal dari anggota OPEC,” imbuh Suhail.

Jadi menurutnya bila ingin menaikan harga minyak, bukan menurunkan jumlah produksi dari anggota OPEC. Melainkan menggunakan strategi agar produsen minyak selain OPEC tidak berlebihan memproduksi minyak.

“Semua memiliki peranan untuk menyeimbangkan harga minyak di pasaran dunia, tidak hanya semata dari anggota OPEC saja,” tambah Suhail lagi.

Bija Zangeneh, Menteri Perminyakan Iran menambahkan ini saatnya para anggota OPEC bersatu untuk turut berperang dalam arena harga minyak dunia. Menurutnya salah satu kebijakan yang paling tepat merupakan pembagian jumlah produksi minyak antar negara anggota OPEC yang lebih adil.

Sementara dari pihak Rusia, akhirnya memutuskan tidak memotong jumlah produksi minyak mereka. Meskipun dalam beberapa hari sebelumnya mereka mengumumkan kerugian hingga ratusan dollar lantaran harga minyak menurun, dan sanksi dari Eropa makin memberatkan hal tersebut.

Alexander Novak, Menteri Energi Rusia mengatakan mereka akhirnya memutuskan tidak akan mengurangi jumlah produksi. Namun tetap akan bertahan dengan jumlah produksi yang ada sekarang, dan tidak akan menambah jumlah keluaran lagi.

Menurut Novak, bila anggota OPEC melakukan hal yang sama, maka harga minyak akan kembali menemui keseimbangan baru dan kembali stabil seperti semula. (BBC/Reuters/ant/slg)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s