Pabrik Kimia DuPont Bocor

dupont leak

houston chronicle

HOUSTON – Empat pekerja tewas dan satu terluka parah, setelah terjadi kebocoran pada pabrik kimia milik perusahaan DuPont, di pemukiman padat penduduk Houston, Amerika Serikat (AS), akhir pekan lalu.

Bahan kimia yang teridentifikasi berjenis methyl mercaptan mulai bocor sekitar jam 4 sore, pada Sabtu (15/11). Kebocoran utama terjadi di pabrik DuPont di La Porte, sekitar 32 kilometer (km) di timur Houston .

Randall Clements, Manajer Pabrik setempat mengatakan pekerja pabrik sudah memberikan respon, setelah kebocoran diketahui terjadi. Pekerja kelima yang terluka kini sudah berada di rumah sakit. Ia dalam kondisi sadar, dan bisa berbicara.

Dua korban diketahui merupakan bersaudara, bernama Robert dan Gilbert Tisnando. Mereka bekerja di perusahaan tersebut sudah selama enam tahun. Menurut keterangan dari kerabat korban, Gilbert berusaha menembus daerah kebocoran, untuk menolong saudaranya Robert. Sayangnya kedua bersaudara tersebut justru tewas bersama. Robert meninggalkan seorang istri, dan tiga anak. Sementara Gilbert memiliki dua anak, dan lima cucu.

“Mereka hidup untuk keluarga,” kata Albert Davis, tetangga Robert. “Saya tak tahu ada orang lain yang punya waktu banyak bersama keluarganya selain dia,” tambahnya.

Menurut pihak DuPont bahan kimia methyl mercaptan biasanya digunakan untuk produk pertanian, seperti insektisida dan pembunuh jamur. Sementara penyebab kebocoran masih tidak diketahui.

Jeff Suggs, Koordinator Manajemen Darurat untuk pabrik DuPont di La Porte mengatakan bahan kimia yang bocor, bukan merupakan racun. Namun bisa mengeluarkan bau yang tak sedap, seperti telur busuk. “Sekarang bau itu sudah mulai terasa di area kebocoran. Bahkan baunya sudah menyebar hingga lumayan jauh,” urai Suggs.

Methyl mercaptan biasanya dipergunakan untuk memberi bau pada gas alam, sebagai standar keamanan. Pabrik La Porte sendiri memiliki karyawan sebanyak 320 orang. Ada empat perusahaan anakan lain, yang menjadi rekan bersama di pabrik tersebut.

Menurut Clements, DuPont akan membuka kerjasama dengan penduduk lokal, pemerintah daerah dan petugas investigasi kebocoran. “Sebagai bagian dari investigasi kejadian ini kami menawarkan tinjauan dari atas ke bawah, dan kami juga akan berbagi apa yang kami pelajari dengan otoritas terkait,” kata Clements.

“Tak ada kata yang bisa mengungkapkan perasaan kehilangan kami saat ini. Dengan berbesar hati kami mengucapkan perhatian dan simpati sebesarnya kepada keluarga korban,” imbuh Clements.

Pihak perusahaan mengatakan angin membuat bau dari bahan kimia makin menyebar, namun dipastikan tak ada resiko kesehatan dari bau itu. Respon darurat yang memonitor udara mengkonklusikan kalau upaya pengungsian belum perlu dilakukan. (AFP/BBC/Xinhua/slg)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s