Iohannis Terpilih Pimpin Rumania

klaus_iohannis_34182300BUKARES – Victor Ponta akhirnya mengakui kemenangan lawan politiknya, pada putaran kedua pemilihan umum (pemilu) presiden Rumania, Minggu (16/11). Klaus Iohannis memenangi pemilu dengan meraih lebih dari 62 persen suara pemilih.

“Saya menyatakan selamat kepada Iohannis atas kemenangan yang diraihnya. Masyarakat selalu benar,” kata Ponta, setelah hitungan cepat hasil pemilu dikeluarkan.

Sementara Iohanis menuliskan kata-kata, “Kita menang,” pada akun situs media sosial facebook miliknya.

Dari hasil yang dikeluarkan hingga Senin pagi, tampaknya tak akan banyak perubahan suara pemilih terjadi. Tercatat tiga lokasi pemilu menaruh Iohannis sebagai pemimpin, sementara dua lainnya memilih Ponta. Namun menurut beberapa pengamat kondisi tak akan jauh berbeda, bila semua suara pemilih telah dikumpulkan.

Ponta sebelumnya diperkirakan menjadi kandidat terkuat Presiden Rumania berikutnya. Ia yang berasal dari Partai Sosial Demokrat diharapkan bisa meneruskan kekuasaan yang dimiliki dari Presiden sebelumnya, Basescu. Ponta juga diharapkan menjadi presiden termuda Rumania , karena baru berusia 42 tahun.

Pada pemilu putaran pertama yang dilakukan 2 November lalu, Ponta menduduki posisi pertama. Ia mendapatkan 40 peersen suara, lebih banyak 10 persen dari pesaing terdekatnya, Iohannis. Sisa suara yang lain diraih oleh 14 kandidat presiden lainnya. Namun karena Ponta belum mendapatkan lebih dari 50 persen suara, maka diadakan putaran kedua, yang hanya akan diikuti dua kandidat terkuat.

Pada pemilu putaran pertama, kemenangan Ponta sempat tercoreng lantaran rusuhnya proses pemilu di luar negeri. Beberapa titik lokasi pemilu di luar negeri Rumania diklaim tidak menyediakan waktu yang cukup agar seluruh pemilih mendapatkan hak pilihnya. Setelah dikecam selama beberapa hari, akhirnya menteri luar negeri Rumania mengundurkan diri.

“Pemilu kali ini sangat fenomenal. Suara yang berpindah sangat besar terjadi,” kata Iohannis, menanggapi kemenangan tersebut.

Iohannis sendiri merupakan anggota minoritas keturunan Jerman di Rumania. Meskipun ia mengakui bukan sebagai orang Rumania asli, namun pada kampanyenya ia menyatakan akan memberantas korupsi dan mengembalikan Rumania sebagai negara yang besar.

Rumania hingga kini dianggap sebagai negara kedua termiskin di Eropa, setelah Bulgaria . Banyak penduduknya berpindah keluar negeri, karena resesi politik dan ekonomi yang berkepanjangan. Para pemilih dari luar negeri itu yang kemudian memiliki suara besar untuk merubah suasana politik di dalam negeri. Tercatat ada 4 juta pemilih Rumania berada diluar negaranya.

Rodica Avram, salah seorang pemilih mengatakan ia memutuskan memilih Iohannis karena berharap adanya perubahan. “Selama 25 tahun terakhir kami tak mendengar apapun selain kebohongan dan janji-janji yang tak ditepati,” kata Rodica.

Diperkirakan sekitar tiga juta rakyat Rumania yang berada diluar negeri memilih Iohannis. Mereka berbondong-bondong memilih setelah kasus pemilu putaran pertama yang kontroversif. Hingga akhirnya suara Iohannis membengkak karena tingginya pemilih dari luar ngeri tersebut. (AFP/BBC/slg)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s