Demonstrasi Warnai Pemilu Rumania

BUKARES – Ribuan demonstran memenuhi berbagai kota di Rumania, menjelang pemilihan umum (pemilu) yang akan dilakukan Minggu (16/11). Kebanyakan menuntut perbaikan sistem pemilihan bagi warga negara Rumania yang berada diluar negeri.

Protes sebenarnya telah dilakukan sejak 8 November lalu, saat warga negara Rumania melangsungkan pemilu putaran pertama. Hasil pemilu yang mengecewakan terutama bagi pemilih dari luar Rumania, kemudian membuat Menteri Luar Negeri Rumania, Titus Corlatean kemudian mengundurkan diri.

Banyak keluhan muncul dari para pemilih luar negeri Rumania lantaran mereka tak bisa menggunakan hak pilih pada kedutaan besar yang berada di Eropa. Banyak diantaranya tak bisa memilih karena lokasi pemilu terlalu cepat ditutup.

Belajar dari kasus tersebut, kini pemerintah sudah memastikan pemilihan putaran kedua pada 16 November akan berlangsung lebih baik. Mereka akan menaikan jumlah gerai pemilihan dan staf panitia pemilu diluar negeri. Namun pemerintah Rumania tetap tak akan menambah jumlah lokasi pemilu, seperti yang dituntut grup diaspora Rumania .

Lebih dari 4 juta orang Rumania berada di luar negeri, kebanyakan berada di barat Eropa. Meskipun jumlah mereka terhitung rendah, namun bisa memengaruhi hasil pemilu. Seperti pada tahun 2009, Presiden Train Basescu bisa menjadi pemenang karena mendapatkan suara lebih banyak 70.000 pemilih, yang kebanyakan berasal dari luar negeri.

Dalam siaran di televisi terlihat para demonstran melakukan aksi besar-besaran menuju gedung pemerintahan di Bukares, pada Jumat (15/11) sore. Aksi demonstrasi tersebut kemudian juga membuat lalu lintas menjadi macet, utamanya pada daerah-daerah yang terkenal paling sibuk.

Demonstrasi juga terjadi dibeberapa kota lain Rumania. Kota seperti Cluj, Timisoara , Sibiu dan Brasov juga dipenuhi dengan demonstran. Mereka kebanyakan membawa postes yang bertuliskan “Kami Peduli” atau “Pilih dengan kepala, bukan dengan perut”.

Kandidat terkuat kali ini, Victor Ponta mengharapkan hasil memuaskan pada pemilu yang akan diselenggarakan hari Minggu ini. Ia banyak didukung oleh etnis Jerman yang berada di Rumania .

Banyak pengamat politik setempat mengatakan kemenangan Ponta akan membawa stabilitas, setelah sebelumnya selama dua dekade pimpin oleh Basescu. Namun beberapa pengamat juga memberikan perhatian khusus kepada proses pengadilan yang lebih independent.

Data pada pemilu putaran pertama menunjukan 46 persen pemilih dari luar negeri terbukti memilih lawan terkuat Ponta, Iohannis. Sementara itu hanya 16 persen pemilih luar negeri memilih Ponta. Secara umum pada putaran pertama Ponta meraih 40,4 persen suara pemilih, sementara Iohannis berada 10 persen dibawahnya. (BBC/AFP/slg)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s