Menteri Luar Negeri Rumania Mengundurkan Diri

Menteri Luar Negeri Rumania, Titus Corlatean akhirnya memutuskan mundur dari jabatannya, Senin (10/11/2014).  Ia mundur setelah usai mendapatkan kritik pedas terkait rusuhnya pemilihan umum (pemilu) pemimpin Rumania di luar negeri, pekan lalu.

“Saya memutuskan mengundurkan diri sebagai menteri luar negeri,” kata Corlatean. Ia menekankan kalau tidak bisa menjadi alat kepentingan dari mantan Presiden Traian Basescu dan kandidat calon presiden Klaus Iohannis.

Menurut kabar dari media lokal, banyak warga negara Rumania di luar negeri yang tidak dapat memilih pemimpin mereka. Selama beberapa hari kemudian, protes terus terjadi dibeberapa kota Eropa, seperti Paris, London, Madrid dan beberapa kota di Eropa yang menjadi lokasi imigran Rumania bertempat tinggal.

Pemrotes menyayangkan ketidakmampuan panitia pemilu untuk menyediakan cara yang tepat, agar warga negara Rumania yang berada diluar negeri dapat ikut memilih.

 Menurut penjelasan Carlotean, aturan hukum tidak memperbolehkan adanya lokasi baru tempat pemilihan umum selain yang sudah ditetapkan, bagi pemilih dari luar negeri. Namun ia menyadari tempat pemilu memang terhitung kurang, dan seharusnya dilebihkan lagi.

Menyusul setelah mundurnya menteri luar negeri, kepala diplomat Rumania juga turut mengundurkan diri dari jabatannya. Dalam perbicangan usai pengunduran diri, menurut kepala diplomat tersebut menjelaskan tak ada basis hukum yang bisa membenarkan dibukanya tempat pemilu baru, bagi warga negara Rumania di luar negeri.

Ketua kubu oposisi dari Aliansi Kristen Liberal, Catalin Predoiu menyatakan mundurnya menteri luar negeri hanya bayangan kabut dari masalah sesungguhnya. Ia menuntut Perdana Menteri (PM) Rumania saat ini, Victor Ponta untuk juga mengundurkan diri dan menjelaskan masalah ini kepada masyarakat.

“Mundurnya Corlatean tak akan menghentikan gelombang anti-Ponta terjadi,” tambah Prediou.

Ia kemudian juga meminta kepada kandidat kuat presiden lain, Iohannis untuk segera membantu penyediaan tempat pemilu baru di luar negeri.

“Kami ingin tambahan tempat pemilu baru, agar pemilih dari luar negeri mendapatkan hak mereka untuk memilih,” kata Prediou.

Victor Ponta, yang kini menjabat sebagai PM Rumania kembali mengajukan diri sebagai pemimpin. Bila terpilih Ponta akan menjalani periode kedua sebagai pemimpin Rumania . Ponta yang bernaung di Partai Sosial Demokrat, kembali menjadi kandidat terkuat pemimpin Rumania , setelah pada pemilu putaran pertama yang baru lalu meraih suara terbanyak. Ponta dan Iohannis sebagai kandidat terkuat akan kembali menjalani pemilu putaran kedua, pada 16 November 2014. Ponta dan Iohannis menjadi yang terkuat setelah menyisihkan 14 kandidat lainnya. Namun karena tak ada pemenang yang langsung mendapatkan lebih dari 50 persen suara pemilih Rumania , maka dilakukan putaran kedua yang hanya diikuti dua kandidat terkuat. (Xinhua/slg)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s