Rolls-Royce Kurangi 2.600 Pekerja

Perusahaan mobil mewah Rolls-Royce mengumumkan akan mengakhiri 2.600 profesi pekerja diperusahaan mereka, selama 18 bulan terakhir. Dikatakan kebanyakan akan berasal dari divisi angkasa, yang kemungkinan akan dihilangkan sebelum akhir tahun 2015.

Belum dapat dijelaskan, apakah karyawan yang akan diputus pekerjaan, berasal dari region dunia atau hanya pekerja yang berada dipusat perusahaan di London . Namun yang jelas sekitar 800-1.200 insinyur dari Bristol dan Derby akan diberhentikan.

“Pengumuman pengakhiran masa kerja yang dijelaskan hari ini bukan selesai saat ini saja, mereka yang diberhentikan bisa saja berkontribusi untuk Rolls-Royce pada masa mendatang,” kata John Rishton, Direktur Eksekutif Rolls-Royce.

Bulan lalu, Rolls-Royce mengalami penurunan pemasukan sekitar 3,5 – 4 persen dari yang diharapkan pada tahun 2014.

Sementara itu, Ian Wanddell, Ketua Serikat Pekerja Nasional mengatakan Rolls-Royce dalam posisi berbahaya dalam membuat keputusan jangka pendek, yang bisa saja disesali pada masa mendatang.

“Meskipun kedengaran agak sulit, tapi kami tetap akan memperjuangkan pekerjaan dan keahlian yang dimiliki para pekerja yang diberhentikan tersebut,” kata Ian.

Pekerja di perusahaan Rolls-Royce yang berada di Inggris, terpecah pada empat lokasi di timur Midlands . Selain itu ada 1.500 pekerja di barat laut, serta 2.400 karyawan pada enam lokasi di Skotlandia. Dua lokasi terbesar pegawai Rolls-Royce berada di pusat perusahaan, yang berlokasi di Bristol dan Derby .

Pihak perusahaan menyatakan mereka memerlukan proses kerja yang lebih efisien. Juga ditekankan mengenai berlebihnya jumlah ahli tehnik disana. Bahkan mereka memiliki dua tim besar penguji dan pengembangan teknologi mesin, padahal tim tersebut sudah tak terlalu dibutuhkan. Untuk masalah tersebut pihak Rolls-Royce sudah menghubungi perusahaan penerbangan setempat. Sekiranya pihak penerbangan dapat menampung berlebihnya insinyur tehnik angkasa yang mereka punya.

Rolls-Royce diketahui merupakan perusahaan terbesar kedua yang membuat mesin angkasa di dunia. Mereka memiliki lebih dari 120 pelanggan di dunia. Termasuk 380 penerbangan dan perusahaan peminjaman uang. Ada juga pelanggan dari 160 angkatan bersenjata, 4.000 pelanggan bidang kelautan termasuk 70 angkatan laut dunia. Selain itu mereka juga menangani 1.600 pelanggan dalam bidang energi dan nuklir.

Pihak Rolls-Royce mengatakan program pemutusan kerja ini akan bernilai 120 juta poundsterling, yang akan dikeluarkan dalam masa dua tahun mendatang. Diharapkan dari program itu, bisa mengurangi pengeluaran perusahaan sampai 80 juta poundsterling. (BBC/slg)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s