Keluarga Korban MH370 Ajukan Tuntutan Hukum

Dua anak berkewarganegaraan Malaysia, yang orangtuanya ada di pesawat nahas MH370, Jumat (31/10/2014) mengajukan somasi tuntutan melawan pihak penyelenggara penerbangan dan pemerintah. Pengajuan somasi tersebut menjadi kasus hukum pertama, sejak pesawat mengalami kecelakaan 8 Maret 2014 lalu.

Tuntutan hukum menuduh departemen penerbangan melakukan kesalahan, ketika tidak mampu melakukan kontak ke pesawat pada waktu yang melebihi jumlah masuk akal, setelah pesawat dianggap hilang.

Pesawat MH370 terbang dari Kuala Lumpur ke Beijing , dengan membawa 239 orang didalamnya.

Pengacara yang mewakilo dua anak dari penumpang bernama Jee Jing Hang mengajukan tuntutan ke Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur. Menurut keterangan mereka menuntut pihak penerbangan nasional melewati kontrak, mengatakan mereka telah gagal mengambil segala langkah yang bisa dilakukan untuk memastikan pesawat terbang dengan aman. Selain itu mereka juga menuntut otoritas penerbangan sipil, departemen imigrasi dan angkatan udara karena tak mengindahkan masalah tersebut.

“Kami telah menunggu selama delapan bulan. Setelah berbincang dengan dua pakar, kami percaya kami memiliki bukti penting untuk mengajukan kasus besar,” kata Arunan Selveraj, pengacara dari kedua anak tersebut.

“Sebuah pesawat bisa hilang di jaman teknologi maju seperti sekarang ini, benar-benar kejadian yang tak bisa diterima akal,” tambah Arunan.

Pemerintah Malaysia sendiri percaya, perjalanan MH370 berakhir di selatan Lautan Hindia, dilautan tak jauh dari pelabuhan Perth , Australia . Namun tak ada penjelasan lanjutan mengenai apa yang sebenarnya terjadi pada pesawat, atau menyebabkan pesawat keluar jalur lintasan yang seharusnya dilalui.

Dalam pencarian intensif yang dilakukan, otoritas Australia masih belum menemukan benda yang dapat diidentifikasi sebagai bangkai pesawat.

Para pengamat hukum mengatakan kasus ini sebenarnya bisa saja dituntut dalam berbagai segi, tapi juga memiliki nilai spekulasi tinggi. Hingga kini pencarian bangkai pesawat terus dilakukan dilautan berkedalaman hingga 8.000 meter dibawah laut. (BBC/slg)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s