Demonstran Pakistan Menyerah Mundur

Kelompok demonstran pendukung gerakan anti pemerintah Pakistan, dibawah komando ulama Tahir ul Qadri akhirnya memutuskan mengakhiri aksi duduk selama dua bulan di Islamabad, Kamis (23/10/2014). Pemimpin demonstran, Tahir ul Qadri mengatakan tidak akan menyerah pada tuntutan agar Perdana Menteri (PM) Pakistan , Nawaz Sharif mundur. “Kami tidak menyerah hanya merubah taktik,” kata Tahir ul Qadri.

Dari pengamatan yang ada, jumlah demonstran yang berada dikelompok Qadri makin hari makin menurun. Sementara revolusi yang dijanjikan Qadri tak kunjung menemui tujuan. Lebih dari 1.500 tenda yang semula didirikan kini mulai dibongkar. Sementara polisi juga makin mengendurkan penjagaan karena para demonstran mulai kembali ke rumah masing-masing.
Sebenarnya banyak demonstran pendukung Qadri terkejut dan kecewa, dengan keputusan pemimpin ulama tersebut. Tak hanya karena mereka menganggap telah gagal dalam menjatuhkan pemerintahan saat ini, namun juga karena revolusi yang dijanjikan tak tercapai.
“Saya menyarankan agar semua pendukung kembali ke pekerjaan masing-masing, untuk menyebarkan gerakan revolusi ke seluruh negara,” kata Qadri.
Qadri menolak dianggap gagal dalam upaya yang dilakukan, ia meyebutkan hanya merubah taktik dalam pencapaian revolusi yang dimaksud. Salah satu pendukung Qadri, Naveed Ahmed mengatakan memang tak ada yang bisa terjadi dengan hanya cara instan. “Ini memang terdengar menyedihkan, tapi revolusi bukan proses satu hari, memerluka waktu panjang,” kata Naveed.
Sementara itu pendukung Qadri yang lain, Farhat Khan mengatakan saat ini mereka sedang berada dalam kondisi yang tak mengenakan. “Kami datang dari berbagai daerah di Pakistan . Kami semua datang bersama untuk merepresentasikan Pakistan sebagai satu negara,” urainya.
Kelompok demonstran lain, yang berada dibawah kepemimpinan Imran Khan tampak terus bersikukuh melanjutkan demonstrasi. Mereka bersikeras akan tetap melanjutkan demonstrasi hingga PM Nawaz Sharif mundur dari jabatannya.
Setidaknya sudah 70 hari kedua kelompok demonstran berkumpul di ibukota Pakistan, Islamabad. Sebelumnya para demonstran melakukan pawai sejauh ratusan kilometer sebelum akhirnya tiba di Islamabad.
Di Islamabad kerusuhan sempat terjadi antara kelompok demonstran dan polisi. Pihak pemerintah sendiri tetap pada keputusan tak akan memaksa PM Nawaz Sharif mundur. Hingga kemudian isu politik tersebut hilang, saat banjir menimpa bagian perbatasan paling utara Pakistan, Kashmir yang berbatasan dengan India.
Demonstran meminta pemerintah tidak menumbuhkan militansi perpecahan, seperti yang terjadi saat ini. Sementara mereka juga menuntut adanya fasilitas publik lebih baik, selain pasokan listrik yang memadai. (BBC/slg)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s