CEO Total Tewas Bukan Karena Pengemudi Mabuk

Pengemudi mobil pembersih salju, Vladimir Martynenko yang menjadi sebab tewasnya CEO Total E&P, Christophe de Margerie menyangkal dalam keadaan mabuk saat bertugas. “Klien saya mengalami penyakit jantung kronis, dia tidak bisa mengonsumsi minuman keras apapun,” kata Alexander Karabanov, pengacara Martynenko, Kamis (23/10/2014).

Menurut Martynenko ia kehilangan arah, dan tak sadar berada dilintasan pacu. Awalnya menurutnya ia keluar dari rombongan mobil pembersih salju, saat mendengar suara yang aneh yang berasal dari mesin mobil. Kemudian ia sadar telah tertinggal dan berusaha menyusul yang lain. Namun karena salju yang teramat lebat, membuat sulit melihat keadaan sekitar. Ia baru tersadar saat tiba-tiba ada pesawat yang akan lepas landas, dan menabrak mobil pembersih salju yang dibawanya.
“Pesawat itu sudah mau lepas landas, dan praktis saya tak melihat atau mendengar karena suara mesin mobil terdengar bising. Saya bahkan tak melihat cahaya, dan apapun, dan kemudian tabrakan terjadi,” urai Martynenko.
Hingga terakhir tampaknya tim investigasi bisa menerima bukti yang diberikan pengacara Martynenko. Menurut Karabanov tampaknya Martynenko bisa lolos dari tuduhan sebagai penyebab utama kecelakaan terjadi.
Tim investigator kecelakaan memperkirakan, menara pengawas sudah melihat rombongan mobil pembersih salju selesai mengerjakan tugasnya, dan tidak melihat mobil pembersih salju yang dibawa Martynenko masih tertinggal dan berada dilintasan pacu.
Karena kelalaian menara pengawas itu, empat pegawainya kini diskors sementara. Kepala Teknik Jasa Bandara, Vladimir Ledenev termasuk yang dikenakan hukuman karena menjadi kepala operasi pembersihan salju. Ketiga lainnya, adalah Direktur Penerbangan, Roman Dunayev, Pengawas Lalu Lintas Udara, Svetlana Krivsun, dan Kepala Pengawas Lalu Lintas Udara, Alexander Kruglov.
“Tim investigasi percaya masing-masing orang tersebut telah melewati standar keamanan yang perlu diperhatikan dalam dunia penerbangan, baik di udara maupun di darat dan menjadi penyebab tragedi terjadi,” urai keterangan yang diberikan tim investigasi.
Kini keempat orang tersebut telah dibebastugaskan dan akan menjalani proses selanjutnya sebagai tersangka kasus tersebut. Diantara proses investigasi dan pembebastugasan beberapa pegawai bandara, Direktur Umum Bandara, Andrei Dyakov dan Deputi Direktur Umum, Sergei Solntsev memutuskan mengundurkan diri.
Margerie tewas setelah pesawat carteran yang ditumpanginya menabrak mobil pembersih salju di bandara Vnukovo, Moskwa, Rusia pada hari Selasa lalu. Tiga awak pesawat yang lain juga menemui nasib yang sama.
Margerie merupakan CEO Total E&P yang menjadi perusahaan perminyakan nomor dua terbesar di Prancis. Karena kasus itu Total E&P segera mengumumkan pengganti Margerie sebagai CEO. Tercatat nama seperti Thierry Desmarest dan Patrick Pouyanne tinggal menunggu waktu untuk menjadi CEO Total E&P berikutnya. (CNN/BBC/AFP/slg)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s