Nigeria Bebas Ebola

DBA-EBOLA-NIGERIA.Still002-800x500Nigeria secara aklamasi mendeklarasikan sebagai negara bebas penyakit ebola, setelah enam minggu tanpa adanya kasus baru. Demikian diungkapkan Rui Gama Vas, representatif dari Badan Kesehatan Dunia (WHO), Senin (20/10/2014).

Menurut Rui, keberhasilan tersebut merupakan cerita sukses spektakuler, setelah Nigeria secara mengejutkan menjadi salah satu lokasi wabah penyakit tersebut, mulai Juli 2014 lalu.

Nigeria menjadi salah satu negara di Afrika Barat, yang juga banyak memiliki warga yang terinfeksi ebola. Sejauh ini menurut WHO, sudah lebih dari 4.500 orang yang tertular penyakit tersebut. Kebanyakan penderita berada di Liberia, Guinea dan Sierra Leone.

“Virus tersebut sepertinya sudah tak ada di Nigeria. Puncak wabah ebola di Nigeria telah dituntaskan,” kata Rui.

Pernyataan tersebut dikuatkan dengan tidak adanya lagi kasus baru penderita ebola, setelah melewati periode dua kali 21 hari, yang menjadi masa inkubasi virus tersebut. Terakhir kasus ebola yang tercatat di Nigeria terjadi pada 5 September 2014.

“Kondisi ini bisa menjadi kisah sukses spektakuler, yang dapat menunjukan pada dunia kalau ebola bisa dikendalikan,” ujar Rui.

Selain itu menurutnya dapat dengan jelas dikabarkan kalau manusia bisa menang melawan penyakit tersebut. “Namun perang melawan ebola baru benar-benar akan berakhir bila Afrika Barat secara keseluruhan bisa terbebas dari ebola,” tambahnya.

ebola nigeriaWabah ebola di Nigeria dimulai saat seorang berwarganegaraan dobel Liberia-Amerika Serikat (AS), Patrick Sawyer terdiagnosa menderita penyakit tersebut pada Juli 2014. Nigeria kemudian mengumumkan situasi darurat kesehatan masyarakat, setelah Sawyer setelahnya tewas karena penyakit itu.

Setelah Sawyer, kemudian tujuh penderita lain juga ditemukan di Nigeria, termasuk Ameyo S Adadevoh, dokter yang mengurus Sawyer sebelum meninggal. Namun saat itu sangat sulit ditelusuri siapa saja yang pernah melakukan kontak dengan Sawyer.

Menurut John Vertefeuille, dari Pusat Pencegahan dan Kontrol Wabah Penyakit AS (CDC), Nigeria telah mengambil langkah tepat untuk menangani penyakit tersebut. “Nigeria telah melakukan aksi cepat dan tepat dalam skala besar,” kata John.

Sementara itu, perawat dari Spanyol yang diperkirakan telah terkontaminasi penyakit tersebut, Teresa Romero pada hari yang sama dikabarkan negatif terinfeksi. Meskipun ia belum menjalani proses diagnose kedua, namun Romero kini telah dianggap memiliki keadaan lebih baik.

Romero mengalami situasi terinfeksi ebola, setelah mengalami sakit paska mengurus dua misionaris dari Spanyol yang menderita ebola setelah melakukan misi gereja di Liberia. Ia kemudian terindikasi sakit setelah misionaris tersebut meninggal. Romero kemudian bersama suaminya dimasukan karantina, setelah mengalami sakit paska melakukan liburan. (BBC/AFP/slg)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s