Angin Jadi Sumber Energi Baru Denmark

Pembangkit listrik tenaga angin terus menggeser ketergantungan pada energi dari batu bara. Pada kenyataan di negara-negara kawasan Nordik, energi dari sumber terbarukan terbukti lebih murah dari sumber energi lain.

“Permintaan terhadap energi batubara kini terus menurun, karena energi dari sumber terbarukan jelas bisa lebih murah. Kenyataan ini bisa merubah semua harga listrik,” kata Perdana Menteri (PM) Denmark, Helle Thorning Schmidt.

Sekarang harga listrik telah turun dari sejak 2010, yang mencapai 30 euro per megawatt-hour (MWh). Sementara permintaan terus naik, padahal kondisi ekonomi memburuk dan diperlukan improvisasi untuk mendapatkan listrik lebih murah.

Penurunan harga listrik itu menurut Helle disebabkan karena penggunakan pembangkit listrik dari sumber energi terbarukan seperti angin. Dengan pembangkit angin, maka harga bisa lebih murah ketimbang menggunakan sumber energi dari gas misalnya, yang mencapai harga 53 euro/MWh pada tahun 2013.

“Bahkan sebenarnya harga listrik dari sumber terbarukan bisa lebih rendah dari pembangkit batubara,” tutur Marius Holm Rennesund, dari perusahaan konsultan energi Thema yang berbasis di Oslo .

Lanjutnya bila memang benar kebijakan mengenai energi terbarukan bisa diterapkan secara menyeluruh di kawasan Nordik, maka setidaknya 2.000 Mega Watt (MW) sumber listrik dari batubara yang dibutuhkan Denmark dan Finlandia bisa berkurang pada tahun 2030.

Saat ini pembangkit listrik tenaga angin terus dikembangkan inovasi teknologinya agar bisa lebih murah. Sebagai pembanding merupakan sumber energi dari nuklir, yang hanya membutuhkan 20 euro/MWh.

Denmark dan Finlandia sendiri diperkirakan membutuhkan energi listrik sebanyak 11.000 MW. Sumber energi tersebut dihasilkan dari batubara, gas dan minyak. Mengganti sumber energi tak terbarukan seperti batubara, gas dan minyak kini menjadi program prioritas pemerintah.

Seperti negara Denmark ingin mengganti semua pembangkit batubara pada tahun 2030, dan meregenerasi ulang semua sumber energi dan panas dengan yang lebih terbarukan pada tahun 2035. Sumber energi dari angin diperkirakan akan memenuhi kebutuhan konsumen disana pada tahun 2020. Dimana sekitar 33,4 persen kebutuhan bisa tercukupi.

Sementara untuk negara Swedia, energi angin diharapkan bisa menutup kebutuhan sebesar 8 persen dari total konsumsi listrik. Swedia berencana akan meningkatkan sumber energi angin menjadi 5.000 MW pada tahun 2014 ini. Bahkan pada tahun 2017 akan meningkat lagi menjadi 7.000 MW. (BBC/Reuters/slg)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s