Aktivis Lingkungan Blokade Pelabuhan Batubara Australia

climate warriorRatusan demonstran perubahan iklim berusaha menghalangi perjalanan kapal pengangkut batubara dari pelabuhan di utara kota Sydney, Australia. Mereka menggunakan kano, kayak, dan papan seluncur serta kapal tradisional untuk membuat blokade dilautan, yang akhirnya dibubarkan Jumat (17/10/2014).

Para demonstran termasuk orang-orang dari kepulauan kecil yang tersebar di Pasifik selatan. Mereka menyatakan ingin turut serta karena sadar akan dampak perubahan iklim pada negara mereka.

Menurut orang-orang dari Pasifik selatan, pembakaran batubara di Australia bisa membuat muka air laut meninggi, yang pada akhirnya akan berdampak pada hilangnya pulau-pulau kecil.

Mereka menyebut diri 30 Pejuang Iklim Pasifik, dan menggunakan perahu tradisional untuk membantu memblokade jalur kapal pengangkut batu bara. Kebanyakan datang dari beberapa negara seperti Fiji , Papua Nugini, Kepulauan Solomon , Vanuatu dan Tokelau.

Juru bicara mereka mengatakan kenaikan muka air laut sudah nyata berdampak pada daerah kepulauan kecil. Bahkan kini sudah berdampak pada kehidupan masyarakat disana.

“Kami tak ingin tenggelam karena perubahan iklim. Kami ingin merubah dari cerita akan tenggelam menjadi tidak pernah tenggelam, karena kami berjuang,” kata George Nacewa, aktivis dari Fiji .

climate warrior2Kelompok demonstran juga merupakan gabungan dari aktivis yang berasal dari kelompok 350.org, serta para penggiat olahraga kayak dan papan seluncur laut. Kelompok demonstran tersebut memblokade jalan keluar di pelabuhan Newcastle. Pelabuhan tersebut memang dikenal sebagai lokasi pengekspor batubara terbesar di dunia. Dengan menggunakan berbagai angkutan laut, para aktivis kemudian berusaha menghalangi jalan keluar kapal dari pelabuhan. Namun tampaknya karena kapal pengangkut batubara terlalu besar, maka tak ada satupun kapal pengangkut batubara yang tertahan.

Menyikapi kejadian itu, pihak kepolisian Australia juga turun tangan membubarkan masa demonstran. Tapi tak ada demonstran yang ditangkap, meskipun jumlah kano yang harus dipindahkan polisi terhitung cukup banyak.

Australia hingga kini masih dianggap penyebab rusaknya lingkungan terburuk di dunia. Australia juga dikenal sebagai eksportir batubara terbesar didunia. Mereka mengirimkan batubara ke negara-negara seperti Jepang, Tiongkok , India dan Korea .

Milan Loeak (26), saudara dari Presiden Kepulauan Marshall, Chris Loeak yang juga turut berdemo mengatakan ekspansi dari pelabuhan Newcastle jelas membuat efek dari perubahan iklim makin besar.

“Kami hanya ingin membagi cerita kami dan memastikan kalau orang-orang harus peduli terhadap keputusan yang mereka buat, karena secara langsung bisa berdampak pada pulau-pulau kecil dirumah kami,” Milan .

Awal minggu ini, Perdana Menteri (PM) Australia , Tonya Abbot mengatakan batubara bisa menjadi sumber energi terbesar didunia pada beberapa dekade mendatang. Penyataan tersebut jelas membuat banyak aktivis lingkungan hidup meradang. (ABC/BBC/Reuters/slg)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s