Suara Pemilih Silva untuk Neves

Suara pemilih kandidat Presiden Brasil, Marina Silva akan dialihkan untuk membantu perolehan kandidat oposisi lain, Aecio Neves. Demikian diungkapkan Silva, Senin (13/10/2014) dalam pernyataan sebelum putaran kedua pemilihan Presiden Brasil berlangsung akhir Oktober 2014 mendatang.

Sebelumnya Silva memenangi 21,3 persen suara, yang menempatkannya berada pada posisi ketiga. Diatasnya ada Neves dengan perolehan 33,5 persen, dan kandidat terkuat ditangan Dima Rousseff yang mendapatkan 41,5 persen suara pemilih.

Karena suara yang didapatkan Rousseff kurang dari 50 persen suara, maka sesuai dengan aturan pemilihan umum setempat maka akan dilakukan proses pemilihan putaran kedua. Sementara putaran kedua hanya akan diikuti dua kandidat yang terbesar pemilihnya.

Menurut Silva keputusan pengalihan suara yang memilihnya kepada Neves, karena komitmen yang dijanjikannya. Beberapa komitmen yang dijanjikan termasuk reformasi agraria, demarkasi atas tanah adat, serta hak komunitas dan kepedulian terhadap lingkungan.

“Saya lebih memilih bertarung untuk apa yang saya percayai dan apa yang terbaik bagi Brasil,” kata Silva, dalam surat terbuka kepada para pendukungnya.

Silva sendiri merupakan anak dari keluarga miskin, petani karet di Amazon. Ia sebelumnya mantan Menteri Lingkungan Hidup Brasil. Kemudian ia bernaung dibawah Partai Buruh, yang kini dipimpin oleh Rousseff. Kini Silva memilih jalur patron politik sendiri melalui gerakan Jaringan Berkelanjutan.

Menurut Rousseff keputusan dukungan Silva kepada Neves bisa dipahami. “Dia selalu tertarik dengan program ekonomi yang ditawarkan Neves, ketimbang program sosial yang ditawarkan pemerintah saya,” kata Rousseff.

Sementara dari pihak Neves menanggapi dukungan dari Silva patut diterima dengan segala emosi dan tanggung jawab.

“Kami sekarang satu tubuh, dan satu tujuan untuk menolong Brasil dan penduduknya,” imbuh Neves, yang berasal dari Partai Sosial Demokrat.

Silva yang didukung oleh Partai Sosialis menjadi kandidat setelah calon sebelumnya, Eduardo Campos tewas dalam kecelakaan pesawat saat melakukan kampanye pada bulan Agustus 2014. Saat ia maju sebagai pengganti calon presiden, elektibilitasnya jatuh pada hari-hari terakhir kampanye berlangsung. Banyak pendukung Silva yang menyalahkan Neves yang dianggap banyak menjatuhkan program Silva. Jadi sebenarnya Silva memiliki pemikiran politik yang mirip dengan Rousseff.

“Tapi hasil akhir dari pooling mengenai calon presiden, banyak orang Brasil yang menginginkan perubahan,” kata Silva, menyindir Rousseff yang sebelumnya juga menjadi Presiden Brasil.

Silva berharap dengan perbaikan ekonomi yang ditawarkan Neves, maka 30 juta orang Brasil yang kini berada dibawah garis kemiskinan bisa berkurang. (BBC/Telesur/Reuters/slg)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s