Morales Tak Terbendung Pimpin Bolivia

moralesHitung cepat di pemilihan Presiden Bolivia, Minggu (12/10/2014) mengindikasikan mantan Presiden yang kembali maju, Evo Morales telah memenangkan kursi kepemimpinan. Morales, pemimpin pertama kali dari kalangan adat, telah memenangkan lebih dari 60 persen suara, menurut panitia hitung cepat.

Kini penghitungan suara masih dilakukan diseluruh negeri. Sekitar 6 juta orang Bolivia didalam dan luar negeri tercatat sebagai pemilih.

Semenjak Morales memimpin Bolivia , pertumbuhan ekonomi negara tersebut terus terpacu. Menurut Bank Dunia, Bolivia kini menempati peringkat terbaik di negara-negara Amerika Selatan dalam hal pertumbuhan ekonomi. Menurut banyak pihak keberhasilan tersebut karena keberaniannya menasionalisasi industri kunci, seperti gas dan minyak serta memfokuskan pembangunan pada program kesejahteraan, sekolah dan jalan raya.

“Pemerintahan sekarang telah mengembalikan sumber daya alam kepada masyarakat, dan memberikannya kepada yang miskin,” kata Janette Gonzalez, penduduk di La Paz .

Jadi wajar kalau orang banyak memilih Morales kembali menjadi Presiden. Sebab Morales menurutnya memberikan sesuatu yang tidak diberikan pemimpin-pemimpin sebelumnya.

Pemilihan kali ini sebenarnya dipenuhi kontroversi. Sebab semenjak adanya amandemen konstitusi Bolivia tahun 2009, memutuskan posisi Presiden hanya bisa dua kali terpilih untuk satu kandidat. Namun Morales yang kali ini maju sebagai pemimpin untuk periode ketiga, direstui oleh Mahkamah Agung sebab pada periode pertama kepemimpinan Morales tak dihitung sebagai satu periode.

Kandidat terkuat lawan Morales, merupakan Samuel Doria Medina. Ia seoran pengusaha semen yang telah dikalahkan Morales dalam dua periode pemilihan sebelumnya. Sementara calon lain adalah Jorque Quiroga yang pernah menjadi asisten Presiden sebelumnya antara tahun 2001-2002.

Doria menjanjikan pembersihan pengadilan, karena dipercaya masih banyak organisasi kriminal di Bolivia yang dilindunginya. Seperti diketahui Bolivia merupakan negara ketiga terbesar di dunia yang memproduksi narkoba sejenis kokain.

“Sampai saat ini Doria telah melaksanakan tugas dengan baik,” kata Juno Flores, penduduk Bolivia yang baru pertama kali memilih. “Namun ada baiknya ada perubahan, mencoba calon presiden lain tak ada salahnya,” tambahnya.

Untuk menghindari dua putaran pemilihan, maka Morales harus memenangkan lebih dari 50 persen suara yang ada. Hingga saat ini penghitungan suara masih dilakukan, setelah pemilihan umum secara langsung berhasil dilakukan hari Minggu kemarin. (BBC/Reuters/slg)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s