Brasil Memilih Pemimpin

Lebih dari 142,8 juta orang Brasil memilih presiden mereka, Minggu (5/10/2014). Dilma Rousseff yang kembali maju sebagai presiden, diperkirakan akan mengungguli dua kandidat lainnya.

Pemilihan umum (pemilu) dimulai pukul 08:00 pagi waktu setempat. Selain memilih presiden, warga Brasil juga sekaligus memilih wakil parlemen dan gubernur daerah. Kali ini kandidat yang maju adalah Dilma Rousseff dari Partai Buruh yang juga Presiden Brasil sebelumnya. Kandidat lain adalah Marina Silva, yang menggantikan Eduardo Campos karena tewas dalam kecelakaan pesawat dari Partai Sosialis. Kandidat lain adalah Aecio Neves dari Partai Demokrasi.

Dari hasil penghitungan cepat saat ini Rousseff memimpin dengan 45 persen suara. Diikuti dengan Neves dan terakhir Silva. Tingginya angka pemilih Rousseff ditengarai karena keberhasilannya menurunkan angka pengangguran hingga 5 persen. Namun Roussef mengecewakan publik karena tingginya angka korupsi dan protes terhadap buruknya fasilitas publik, serta mahalnya biaya kejuaraan sepakbola dunia.

Sebelumnya menurut perkiraan Campos akan menyeruak melewati Roussef. Sayangnya Campos justru tewas dalam sebuah kecelakaan pesawat, saat sedang menjalankan kampanye. Silva yang menggantikan Campos , merupakan mantan Menteri Lingkungan Hidup Brasil kabinet sebelumnya. Namun elektabilitas Silva disebut beberapa pengamat terus mengalami penurunan.

Tapi bagi para pengamat sulit memprediksi kemenangan pada putaran pertama pemilihan. Sehingga diperkirakan hanya akan tersisa dua kandidat yang akan saling berhadapan untuk putaran kedua, pada 26 Oktober 2014.

Pemilih kali ini didominasi kalangan usia 18-70 tahun. Berdasar hukum pemilu setempat, presiden atau gubernur baru bisa terpilih kalau mencapai lebih dari 50 persen suara. Jikalau tidak makan akan dipilih dua kandidat terbaik untuk menjalani putaran kedua.

Sebanyak 30.000 tentara akan dikerahkan untuk pemilu yang akan diadakan di 250 kota Brasil itu. Tentara juga dikerahkan untuk membantu panitia yang berupaya menyelenggarakan pemilu di daerah-daerah terpencil.

Pemilihan kali ini juga akan menggunakan sistem elektronik. Dimana pemilih akan menggunakan perangkat elektronik untuk memilih kandidat pilihan. Sistem yang pernah digunakan untuk penyelenggaraan kejuaraan sepak bola FIFA 2014, diperkirakan akan bersifat lebih akurat, efesien dan cepat, kata panitia pemilihan.

Sebanyak 530.000 gerai pemilihan akan dibuat, dibuka pukul 8 pagi dan ditutup jam 5 sore. Untuk pemilu tahun 2018 nanti, semua warga negara yang berhak memilih harus sudah bisa difasilitasi sistem baru elektronik ini. (Xinhua/BBC/slg)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s