Korban Letusan Ontake Terus Meningkat

Jumlah korban tewas akibat letusan mendadak gunung Ontake, Jepang meningkat menjadi 47 orang. Jumlah peningkatan korban terjadi setelah polisi mengidentifikasi 11 jenazah yang baru ditemukan, Rabu (1/10/2014).

Sebelumnya jumlah korban diketahui berjumlah 36 orang. Sebanyak 24 orang masih tertinggal di sekitar puncak gunung. Evakuasi terus dilakukan, namun selalu terhambat oleh aktivitas gunung yang ditakutkan akan meletus kembali.

regu penyelamat ontake_global news_ap photo

AP Photo/Globalnews/Regu penyelamat korban letusan gunung Ontake terus berupaya mengevakuasi ke lokasi aman.

Kepolisian setempat mengatakan telah berhasil mengidentifikasi kembali 11 jasad yang berada dilokasi kejadian. Identifikasi dilakukan dengan mengambil gambar-gambar melalui satelit dan helikopter. Meskipun belum dapat dievakuasi, 11 jasad yang baru diidentifikasi tersebut akan menjadi target evakuasi berikutnya.

“Meskipun kami sempat salah menjumlah korban baru, namun dapat dipastikan ada 11 jasad yang baru diidentifikasi akibat letusan gunung Ontake,” kata petugas di Pusat Manajemen Krisis Nasional, Prefektur Nagano kepada Japan Today.

Sejauh ini sudah disiapkan sekitar 1.000 tim evakuasi yang terdiri dari tentara, polisi dan pemadam kebakaran. Mereka menunggu waktu yang tepat untuk memulai mendaki kembali gunung berketinggian 3.067 meter diatas permukaan laut (mdpl) tersebut. Sebelumnya proses evakuasi digagalkan, lantaran Badan Meteorologi Jepang (JMA) mengingatkan kemungkinan gunung tersebut meletus kembali.

“Kami percaya masih banyak orang yang hilang di gunung itu, tapi kami masih belum dapat memastikan berapa jumlahnya,” kata petugas itu lagi.

Menurut informasi yang dikeluarkan media Asahi Shimbun, ada sekitar 327 pendaki sedang berada di gunung itu, saat letusan terjadi. Namun menurut asosiasi turis lokal setempat mengatakan biasanya hanya sekitar 10 – 20 persen pendaki yang terdata tiap tahun, dari total keseluruhan aktivitas pendakian.

Pemadam kebakaran setempat memastikan ada 71 orang yang masih hilan, sementara polisi Prefektur Nagano menerima ratusan laporan mengenai orang hilang yang mungkin tersangkut dengan kasus letusan Ontake.

“Kami tak tahu bila ada orang-orang yang terkubur dibawah abu vulkanik,” kata seorang petugas kepolisian mengatakan kepada AFP.

ontake map_voanewsSementara itu hasil visum otopsi dari korban yang berhasil diturunkan, menunjukan penyebab kematian kebanyakan karena kejatuhan batu panas akibat lontaran letusan dari kawah gunung.

Dari foto udara yang dihasilkan juga terlihat satu-satunya bangunan yang ada di puncak gunung terlihat berlubang. Kemungkinan banyak korban yang terjebak di dalam bangunan tersebut tewas karena kejatuhan batu.

Dari pihak JMA dikabarkan aktivitas vulkanik gunung tersebut terus mengalami peningkatan. Diklaim aktivitas hampir sama dengan saat gunung itu meletus, akhir pekan lalu. Sehingga JMA mengingatkan kembali akan kemungkinan letusan kedua terjadi, dan dapat membahayakan nyawa tim evakuasi.

Jumlah korban yang sudah mencapai 47 orang tersebut, diklaim JMA sebagai bencana yang lebih buruk dari saat letusan unung Unzen terjadi tahun 1991. Saat itu ada 43 orang tewas karena letusan. Sementara tahun 1926, letusan gunung Tokachi di utara Jepang menyebabkan 144 orang tewas. (AFP/Japantoday/Xinhua/slg)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s