Jumlah Demonstran Hong Kong Terus Bertambah

demonstran hongkong

Jumlah demonstran pro demokrasi di Hong Kong diperkirakan terus bertambah. Sampai Selasa (30/9/2014) diklaim jumlah demonstran sudah mencapai 100.000 orang.

“Saya pikir semua kondisi bisa berbalik sekarang, lebih dari 100.000 orang sudah berkumpul sekarang, dan bertujuan sama menjatuhkan pemimpin Hong Kong saat ini,” kata Ed Chin, salah satu aktivis demonstran kepada kantor berita AFP.

Bertambah besarnya jumlah demonstran juga membuat para pengunjuk rasa makin percaya diri. “Saya tak takut pada kebrutalan polisi. Kami tak akan berhenti sampao Leung Chung-ying (pemimpin Hong Kong-red) mundur,” kata Lester Shum, seorang pemimpin mahasiswa diantara kerumunan pendemo.

Demonstrasi sudah dilakukan sejak awal minggu lalu. Kerusuhan kemudian pecah, beberapa hari lalu. Polisi sampai menembakan cairan dan gas air mata. Namun tindakan represif tersebut sangat disayangkan banyak pihak, sebagai keputusan brutal karena menyerang demonstran yang tanpa senjata sama sekali.

Kini demonstran memblokade jalur utama transportasi antara kepulauan Hong Kong besar dan kecil. Membuat jalur transportasi lumpuh, serta banyak sekolah dan bank menjadi tutup.

Menurut kabar, demonstrasi terjadi karena kalangan mahasiswa dan pelajar tak setuju dengan keputusan pemerintah pusat di Tiongkok, yang membatasi pemilihan pemimpin Hong Kong . Demonstran menuntut janji Tiongkok yang akan memberlakukan dua sistem dalam satu negara. Dimana warga Hong Kong dapat memilih pemimpin mereka secara mutlak, tanpa campur tangan pemerintah pusat di Tiongkok. Namun keputusan partai komunis Tiongkok adalah memperbolehkan warga Tiongkok memilih pemimpin secara langsung, namun kandidat pemimpin dipilih dahulu oleh pemerintah pusat.

HongKong_politics_protest_streets_v4

Menyikapi kondisi di Hong Kong yang makin panas, pemerintah Tiongkok kemudian menyebut demonstrasi tersebut sebagai aktivitas illegal. Pemerintah Tiongkok juga kemudian menyerang negara-negara lain, agar tak turut campur dalam urusan dalam negeri mereka. Selain itu mereka juga menutup saluran informasi melalui jejaring sosial, dan mengarahkan media nasional untuk mendukung upaya tersebut.

Menurut kantor berita Tiongkok (Xinhua) saat ini sektor ekonomi dan kehidupan normal di Hong Kong terancam mengalami kerugian, karena demonstrasi. Menurut mereka kondisi harus diperbaiki secepatnya.

Sementara Global Times mengatakan kalau demonstrasi berjalan terus maka akan merusakan kenyamanan warga lokal. Iklim investasi juga akan terganggu, dan bursa saham akan terdampak serius.

China Daily memberitakan mengenai keluhan warga Hong Kong yang merasa terganggu akibat aktivitas demonstrasi. Sementara Koran lokal seperti Harian Ta Kung Pao mengatakan kumpulan demonstran membuat polisi terpaksa melakukan tindakan represif. Mereka juga bilang kalau demonstran tidak selemah dan benar-benar tanpa senjata saat menghadapi polisi.

Hong Kong diberikan kepada Tiongkok dari Inggris pada tahun 1987. Dalam perjanjian disebutkan Tiongkok akan melakukan pemilihan umum mutlak di Hong Kong pada tahun 2017. (BBC/Xinhua/Chinadaily/slg)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s