Badai Mario Membuat Manila Banjir

Badai tropis Fung-Wong atau disebut juga Badai Mario menyebabkan ibukota Philipina, Manila banjir. Hujan lebat dan angin kencang yang terjadi hingga akhir pekan lalu, membuat 200.000 orang mengungsi.

Menurut kantor berita Xinhua, Minggu (21/9/2014) jumlah korban tewas telah mencapai angka 10 orang. Sementara tujuh orang lainnya mengalami luka-luka serius.

Diberitakan ibukota Manila dan provinsi bagian utara merupakan daerah paling parah terdampak bencana ini. Dimana orang-orang sampai harus diselamatkan dari atap-atap rumah.

Banjir mulai terjadi sejak Sabtu, membuat warga meninggalkan rumah dan menyelamatkan barang-barang. Badai Fung-Wong diperkirakan datang dengan kecepatan angin sampai 59 meter per jam. Angin kencang membuat atap-atap beterbangan, pohon tumbang dan jalan raya terendam air disepanjang pulau Luzon, lokasi ibukota Manila .

“Kami tak ingin berpindah ke tempat lain. Ini rumah kami. Kami telah menabung uang untuk mendapatkannya. Sayang kalau ditinggalkan, jadi kami akan tinggal sebisa mungkin disini,” kata seorang warga daerah Marikina , di tengah kota Manila , kepada reporter BBC.

Badai juga menghantam daerah kota Cebu di tengah Philipina. Akibat badai air menggenang sampai dua meter ditengah kota .

Karena badai tersebut kini diperkirakan 183.188 keluarga atau sekitar 840.368 orang harus terdampak. Dari jumlah tersebut kini sebanyak 42.897 keluarga atau 197.509 orang tinggal di pusat pengungsian.

Selain banjir dan angin kencang, longsor juga terpicu akibat bencana tersebut. Menurut surat kabar setempat diperkirakan 75 jalan raya dan tiga jembatan rusak.

Konsil Nasional Manajemen dan Pengurangan Resiko Bencana (NDRRMC) Philipina mengatakan korban tewas akibat badai Fung-Wong terdiri dari dua perempuan dan sisanya laki-laki. Mereka tewas karena tenggelam, tersengat listrik, dan kejatuhan benda berat.

Sementara itu, Departemen Kesehatan Philipina (DOH) mengeluarkan peringatan kepada warga yang terdampak badai, agar waspada terhadap munculnya penyakit paska bencana. DOH mengatakan banjir dapat dengan mudah memicu berbagai penyakit menular, seperti kolera, leptospirosis, hepatitis, demam berdarah dan malaria.

Warga disarankan memastikan meminum air bersih, yang berasal dari sumber yang terpercaya. Bahkan kalau perlu air harus dimasak dahulu sebelum diminum agar aman.

Sekitar 50.000 tentara telah dikerahkan untuk membantu warga mengatasi akibat bencana tersebut. Sekarang badai menuju arah utara, dan diperkirakan akan menghantam Taiwan pada hari Senin. Badai tropis kerap menghantam Philipina. Kejadian ini merupakan kedua kalinya di Philipina, setelah sebelumnya bencana Topan Kalmaegi menghantam minggu lalu, dan membuat 350.000 kehilangan rumah tinggal.

Badai Mario ini juga ditakutkan akan membuat kejadian bencana letusan gunung Mayon makin parah. Gunung Mayon diketahui makin aktif beberapa hari terakhir ini. Tercatat ratusan gempa vulkanis telah terjadi disana. Sementara badai dan hujan ditakutkan akan memicu longsor pada lahar dingin yang masih labil. Pada letusan sebelumnya, longsoran lahar dingin karena badai di gunung Mayon, membuat setidaknya 100 orang harus tewas terkubur didalamnya. (Xinhua/BBC/slg)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s