Topan Kalmaegi Ancam Tiongkok

Hujan lebat dan banjir kembali menimpa provinsi Sichuan dan Chingqing di Tiongkok, hingga Minggu (14/9/2014). Dikabarkan 10 orang tewas, 23.300 orang mengungsi dan 604 orang harus dibantu regu penyelamat.

Menurut kantor berita Tiongkok, Xinhua hujan juga telah merusak 2.694 hektare (ha) lahan perkebunan dan ribuan stok makanan kota tersebut. Selain itu juga telah merusak 45 kota di provinsi Sichuan .

Hujan lebat terus turun di Sinchuan sejak 8 September lalu. Membuat situasi menjadi darurat karena banjir tak terelakan terjadi. Diperkirakan 8.200 rumah tenggelam karena banjir tersebut.

Di kota sebelahnya, Chongqing , longsor terpicu oleh karena hujan terus saja turun juga. Setidaknya tiga orang sudah tewas, dan delapan yang lain masih dicari.

Daerah Chongqing menerima hujan lebat paling parah. Tercatat curah hujan bisa mencapai 200 milimeter (mm) banyaknya, pada satu waktu. Karena hujan itu sekitar 8.279 orang kemudian dievakuasi ke daerah yang lebih aman. Evakuasi masih terjadi hingga pukul 07:00 malam waktu setempat, menurut otoritas lokal daerah tersebut.

Hujan lebat diperkirakan akan terus terjadi dan berlanjut ke daerah barat daya dan tengah Tiongkok. Pusat Meteorologi Nasional Tiongkok (NMC) memperkirakan hujan tetap akan jatuh didaerah Sichuan, Chongqing, Henan, Hebei dan Shaanxi, dari Minggu siang sampai Senin siang selanjutnya. Sementara bagian timur laut Sichuan akan menghadapi bahaya hujan badai dengan curah hujan mencapai 120 mm.

Selain itu NMC juga memberikan peringatan bagi daerah barat Tiongkok, dimana diperkirakan akan terjadi hujan terpisah sepanjang akhir pekan lalu.

Selain memperkirakan hujan labat turun, NMC juga memperingatkan akan kemungkinan lahirnya bencana topan Kalmaegi. Diperkirakan angin bisa berhembus sampai kecepatan 126 kilometer per jam (km/jam) akibat topan tersebut. Pada Senin pagi, NMC meramalkan topan Kalmaegi akan terjadi di Laut Tiongkok Selatan.

Topan Kalmaegi sekarang sedang bergerak dibagian utara Philipina, menuju pesisir timur. Diperkirakan topan akan melewati daratan di Philipina bagian utara. Daerah seperti pulau Luzon akan menerima dampak dari topan tersebut pada minggu sore, dan kemudian berlanjut menuju pesisir selatan Tiongkok pada Senin pagi. Demikian diungkapkan Stasiun Prakiraan Cuaca Lautan milik pemerintah Tiongkok.

Topan Kalmaegi bisa mengakibatkan bencana, karena mampu menciptakan ombak sampai tujuh meter tingginya. Kejadian itu bisa terjadi dibagian timur Laut Tiongkok Sealtan dan daerah Bashi pada Minggu dan Senin siang.

Tiongkok kini memiliki empat kode pemeringkatan bencana. Warna merah menandakan bencana yang paling menyengsarakan. Diikuti oleh warna oranye, kuning dan biru yang paling rendah.

Stasiun cuaca juga telah memperingatkan para nelayan, pemerintah daerah dan para personel regu penyelamat, agar tetap waspada untuk menghadapi kondisi tersebut. (Xinhua/slg)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s