Sumbangan untuk Ebola Terus Bertambah

Bantuan dana untuk memerangi penyakit Ebola, terus datang dari berbagai negara dan yayasan sosial. Salah satunya dari Yayasan Gates yang berkomitmen memberikan US$ 50 juta, untuk membantu upaya maju pengurangan penyebaran virus Ebola ke berbagai negara.

Yayasan Gates yang dimiliki penemu Microsoft, Bill dan Melinda Gates menyatakan akan segera mengeluarkan dana fleksibel, untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan organisasi lain yang memerangi Ebola. Diharapkan dengan dana tersebut mereka bisa membeli keperluan yang dibutuhkan. Selain juga untuk pengembangan obat dari wabah penyakit tersebut. Sejauh ini korban penyakit Ebola telah menewaskan sampai 2.300 orang.

Kebanyakan korban tewas berasal dari negara Liberia. Menteri pertahanan setempat mengatakan wabah tersebut sudah mengancam eksistensi nasional.

Sementara itu Menteri Keuangan Sierra Leone mengatakan wabah Ebola telah membuat ekonomi menjadi melemah.

Sue-Desmond Hellman, CEO Yayasan Gates bilang kalau mereka ingin bekerja secara darurat dengan berbagai partner, untuk mengidentifikasi cara paling efektif membantu menyelamatkan nyawa penderita Ebola saat ini.

“Kami juga ingin mengakselerasi pengembangan pengobatan, vaksin dan diagnosa yang dapat menolong mengakhiri epidemi dan menghambat laju penyebaran di masa depan,” ujarnya.

Selain Yayasan Gates, sebelumnya pemerintah Inggris juga telah berkomitmen untuk mengucurkan dana hingga US$ 40 juta, untuk membantu penanganan Ebola. Awal minggu ini Inggris juga telah menyiapkan 62 tempat tidur pasien yang akan dikirimkan ke Sierra Leone .

Uni Eropa (UE) juga telah mengumumkan pemberian dana sebesar US$ 180 juta untuk membantu pemerintah daerah Afrika Barat memperkuat jasa kesehatan, dan membantu masyarakat lokal mengamankan sumber makanan dan air.

Sementara itu, pemerintah Amerika Serikat (AS) mengatakan telah mengucurkan sebanyak US$ 100 juta, ketika mengirimkan dokter-dokter dan obat mereka ke lokasi epidemi terjadi.  Termasuk juga pelatihan untuk 100 petugas medis agar bisa menjalankan unit pengobatan yang disumbangkan di Liberia , Guinea , Sierra Leone dan Nigeria . Selain itu AS juga berencana mengirimkan 1.000 tempat tidur, 130.000 perlengkapan perlindungan pribadi, dan 50.000 perangkat pembersih.

Menyikapi jumlah bantuan yang terus membesar, organisasi Medecins Sans Frontieres (MSF) mengingatkan kemungkinan ketidak tepatan bantuan untuk memerangi Ebola. Joanne Liu, Presiden MSF mengatakan saat pemberi dana mengeluarkan pernyataan bantuan, memberikan bantuan arah respon, dan menemukan vaksin dan pengobatan yang tepat, tak berarti telah menghentikan epidemi hari itu juga.

“Sangat masuk akal bila bantuan saat ini lebih diutamakan kepada kesiapan sipil dan militer dalam menghadapi Ebola,” katanya.

Terakhir Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan telah ada 4.000 kasus Ebola di Guinea , Liberia dan Sierra Leone . Di Nigeria ada 21 kasus, dan menyebabkan delapan orang tewas. Di Senegal, ada satu kasus yang baru dikonfirmasi. (BBC/Xinhua/slg)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s