Korban Banjir Pakistan-India Terus Bertambah

Jumlah korban bencana banjir yang menimpa daerah perbatasan Pakistan dan India terus bertambah. Hingga hari Selasa (9/9/2014) dikabarkan jumlah korban tewas sudah mencapai 375 orang.

Sekitar 200 orang tewas berasal dari Pakistan , sementara 175 korban tewas lain berasal dari area Kashmir , India . Banjir juga menyebabkan wilayah pertanian terendam, menewaskan ternak, menenggelamkan rumah penduduk dan jalanan. Kebanyakan telah disapu arus dari sungai yang meluap.

Pemimpin kedua negara sudah saling kontak untuk bertukar bantuan. Perdana Menteri (PM) India, Narendra Modi mengirimkan surat kepada PM Pakistan, Nawaz Sharif menawarkan bantuan untuk korban banjir didaerah Pakistan, yang bersebelahan dengan India.

PM Sharif mengucapkan terimakasih atas perhatian yang diberikan India dan menyatakan kalau Pakistan dengan tangan terbuka membuka kesempatan bagi siapa saja yang mau membantu.

Seperti diketahui jumlah korban tewas terbanyak berasal dari provinsi Punjab , Pakistan . Tanah longsor dikabarkan menjadi penyebab kematian lanjutan, setelah selamat dari serangan banjir. Selain itu masih banyak korban diketahui masih terperangkap di atap-atap rumah. Sementara menurut informasi saluran listrik dan pasukan air minum telah terputus sama sekali.

Di lokasi banjir daerah Kashmir , regu penyelamat terus berusaha mengeluarkan orang-orang yang terjebak banjir. Upaya tersebut menjadi makin sulit, setelah jalur transportasi dan kebanyakan lokasi kejadian berada di daerah terpencil.

 Menyadari sulitnya kondisi area bencana, angkatan bersenjata India mengirimkan tentaran dan helikopter. Diharapkan mereka bisa mengirimkan bantuan dan menyelamatkan korban dengan cepat.

Untungnya hujan saat ini sudah mulai reda. Tapi masih ada beberapa daerah yang tak bisa dimasuki. Termasuk sebagian besar area di kota Srinagar yang masih terlihat terendam.

“Masih banyak orang yang terperangkap di Srinagar dan daerah utara Kashmir . Kami akan mengeluarkan mereka dari situasi itu,” kata pejabat senior angkatan bersenjata India , DS Hooda.

Banjir menimpa daearh Punjab dan Kashmir semenjak akhir pekan lalu. Diperkirakan hujan lebat terjadi karena adanya anomali hujan muson. Biasanya hujan muson akan selesai sampai akhir September tiap tahun. Tapi kali ini terus berlanjut dan makin tahun jumlah curah hujan makin meninggi. (BBC/AFP/slg)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s