UE Sumbang US$ 227 Juta Perangi Ebola

Uni Eropa (UE) pada Jumat (5/9/2014) rencana bantuan dana sebesar US$ 227 juta. Dana itu akan digunakan untuk memerangi virus Ebola di barat Afrika. Diharapkan virus Ebola bisa ditanggulangi sebelum menyebar ke berbagai negara lain.

Menurut Komisi UE, dana tersebut digunakan untuk meningkatkan kemampuan untuk menghentikan ebola, yang kini dianggap penyakit epidemi terburuk. Penyakit tersebut kini banyak menimpa penduduk di negara Guinea , Sierra Leone , Liberia dan Nigeria . Paling terakhir negara Senegal dan Kongo dikabarkan mulai turut tertular juga.

“Hari ini Komisi UE telah menyediakan paket sebesar 140 juta euro untuk mendanai semua negara yang terdampak virus Ebola,” kata juru bicara Komisi UE, David Sharrock.

Menurutnya bantuan akan dipergunakan untuk menyediakan jasa kesehatan, laboratorium bergerak untuk mendeteksi wabah, perangkat pengaman untuk penyediaan makanan, air dan sanitasi, serta bantuan untuk pemulihan ekonomi dan penguatan fasilitas publik.

“Yang paling penting adalah menahan laju epidemi dengan memperbaiki fasilitas kesehatan,” tambah Sharrock.

Menurut info pihak UE sudah menambah jumlah bantuan, yang semula hanya sejumlah 12 juta euro. Namun jumlah bantuan bertambah sesuai dengan kebijakan masing-masing negara yang tergabung di UE.

“Krisis yang disebabkan ebola telah membuat was-was keseluruhan rgion eropa. Epidemic ini bisa dikatakan yang terburuk dari yang pernah ada,” kata Sharrock.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengestimasi sudah ada 1.841 kematian terjadi karena ebola. Sebanyak 3.685 kasus terjadi di Guinea , Sierra Leone dan Liberia .

Kristalina Georgieva, Komisioner UE untuk Kooperasi Internasional, Bantuan Kemanusiaan dan Respon Krisis mengatakan wilayah yang terkena ebola saat ini sudah memiliki status meningkat, menjadi makin buruk.

“Kami membantu membuat perubahan diatas permukaan tanah, tapi partisipasi dunia internasional sangat diperlukan untuk masalah ini,” ucap Kristalina.

Menurutnya semua pihak yang ingin membantu harus memiliki titik berkumpul dan menyediakan transportasi udara, serta perangkat medis untuk mengurangi beban negara yang terkena wabah ebola.

Sementara itu dikesempatan berbeda, WHO juga mengumumkan kemungkinan penggunaan darah orang yang sembuh dari Ebola, untuk menyembuhkan korban yang lain.

“ Ada potensi darah pendeerita ebola yang sembuh memiliki unsur yang dapat menjadi obat ebola,” kata Marie Paule Kieny, Asisten Direktur Jendral WHO.

Marie juga setuju kalau terapi darah bisa digunakan untuk menyembuhkan dari penyakit ebola, dan menurutnya seluruh negara harus bisa mendapatkan terapi tersebut untuk mengurangi dampak penyebaran penyakit.

“ Ada banyak orang yang diketahui selamat dari serangan penyakit ebola dan masih sehat kembali sampai saat ini, mereka dapat menyediakan darahnya untuk membantu penyembuhan orang lain yang terkena penyakit itu,” ujar Marie.

Sekarang yang harus dipastikan merupakan kesesuaian golongan darah penyumbang dan orang yang akan diberikan pengobatan. (BBC/AFP/slg)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s