Banjir Pakistan Tewaskan 72 Orang

Setidaknya 72 orang tewas dan 100 lebih lainnya terluka, saat hujan muson lebat turun selama dua hari di daerah provinsi Punjab di timur Pakistan dan timur laut Kashmir, Jumat (5/9/2014).

Otoritas penanggulangan bencana setempat mengatakan terjadi hujan secara terpisah tapi mampu membuat atap rumah rubuh, mematikan listrik dan membuat kecelakaan di jalanan.

Dalam laporan yang dimunculkan Abb Takk TV, ibukota provinsi Punjab, Lahore menjadi daerah yang paling parah tertimpa bencana. Didaerah tersebut dikatakan ada 40 orang tewas dan beberapa terluka karena kejadian terpisah. Tercatat ada tiga anak sekolah juga menjadi korban keganasan hujan muson itu. Ada laporan juga yang menyebutkan telah menemukan beberapa korban tewas terperangkap didalam bus yang tenggelam.

Kejadian kecelakaan terjadi lantaran hujan turun dengan terus menerus, sehingga saat banjir mengepung kota , penduduk masih banyak yang terperangkap dirumah masing-masing.

Menteri Kepala Punjab, Shahbaz Sharif mengumumkan adanya bantuan sebesar US$ 500 per orang. “Selain itu ada juga sumbangan sebesar US$ 1.000 untuk para korban yang terluka,” kata Shahbaz.

Menurut Shahbaz hujan itu juga membuat lalu lintas menjadi rusak dan jalur kereta api menjadi terhambat.

Menurut petugas meteorologi setempat, hujan dan badai diperkirakan masih akan turun di daerah Punjab dan Kashmir hingga 72 jam ke depan. Curah hujan tinggi yang menyertai diperkirakan bisa membuat banjir besar kembali terulang terjadi.

Perdana Menteri (PM) Pakistan , Nawaz Sharif turut juga memperhatikan dampak dari bencana tersebut. Ia langsung meminta Otoritas Manajemen Bencana Nasional dan pemerintah daerah Punjab untuk memastikan tindakan penyelamatan secepatnya dan membuat aksi tanggap bencana di area banjir.

Tentara Pakistan juga dikerahkan untuk membantu para korban bencana. Mereka diharapkan bisa melakukan penyelamatan dan membantu korban paska bencana terjadi.

Menurut juru bicara angkatan bersenjata Pakistan , para tentara sudah dikerahkan di area yang terkena banjir dan mulai melakukan aksi tanggap bencana.

Hujan muson yang terjadi di Pakistan pada bulan September kali ini terhitung anomali. Apalagi bila mengingat kondisi geografis Pakistan . Namun sejak tiga tahun terakhir negara tersebut ternyata memiliki curah hujan yang makin meningkat. Diperkirakan anomali tersebut disebabkan oleh fenomena perubahan iklim. Kini kekhawatiran meningkat mengingat makin tingginya potensi longsor terjadi paska banjir selesai. (AFP/Xinhua/slg)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s