PM Pakistan Tersangka Pembunuhan

Kepolisian menyebutkan Perdana Menteri (PM) Pakistan, Nawaz Sharif sebagai tersangka pelaku pembunuhan. Ia bersama 21 orang lain, mulai Kamis (28/8/2014) diajukan sebagai tersangka atas pembunuhan 14 demonstran di dekat Lahore, Juni lalu.

Pengajuan dakwaan tersebut menyusul tuntutan dari kelompok demonstran pimpinan Tahir Ul Qadri, yang meminta pengusutan terhadap kejadian tersebut. Bilamana tuntutan itu tak dipenuhi, maka massa pimpinan Qadri akan terus berdemo hingga PM Sharif mengundurkan diri dari jabatannya.

Namun menurut pihak kepolisian, atas tuntutan tersebut PM Sharif tidak akan langsung ditangkap, serta diadili. Melainkan akan dilakukan langkah investigasi pendahuluan, yang diikuti oleh pendaftaran untuk melakukan pengadilan. Selain itu pihak kepolisian juga akan mencari bukti kejahatan sebelum melanjutkan langkah pengadilan.

Hingga terakhir disebutkan para pelapor telah mengisi surat laporan pertama, yang merupakan tahap awal dari kemungkinan kasus kriminal. Disebutkan dalam surat tersebut PM Sharif dan 21 orang lain sebagai tersangka pelaku pembunuhan demonstran di Lahore sebelumnya.

Pengumpulan bukti-bukti kejahatan baru akan dilakukan setelah proses pendaftaran kejahatan kriminal disahkan. Diperkirakan prosedur pengumpulan bukti akan berlangsung selama berbulan-bulan ke depan.

Menanggapi perkembangan baru tersebut, Qadri yang merupakan ulama kondang dinegara tersebut menyatakan menolak proses pendaftaran, karena dalam formulir tidak termasuk tuduhan adanya tindakan terorisme.

Menurut Qadri ia akan tetap meminta pendukungnya untuk melakukan demonstrasi, sampai tuduhan terorisme ada didalam dakwaan tersebut.

Sejauh ini demonstrasi di Islamabad sudah berlangsung dua minggu lamanya. Demonstrasi dimulai sejak 14 Agustus lalu, bersamaan dengan peringatan hari kemerdekaan Pakistan .

Gelombang massa datang dari berbagai penjuru, setelah menempuh ratusan kilometer hingga sampai ke Islamabad . Terakhir mereka mengepung daerah zona merah di Islamabad , yang merupakan pusat pemerintahan dan kedutaan besar berada.

Selain massa dari kelompok Qadri, demonstran juga berasal dari kelompok pimpinan Imran Khan. Secara jelas kelompok Khan yang berasal dari Partai PTI meminta PM Sharif mundur dari jabatannya. Menurut kelompok Khan, PM Sharif telah melakukan kecurangan dalam pemilihan umum sebelumnya. Selain itu PM Sharif juga dianggap gagal dalam menyediakan fasilitas publik yang layak, seperti listrik bagi rumah-rumah.

Selain nama PM Sharif sebagai daftar pelaku pembunuhan, juga ada nama Shahbaz Sharis, saudara dari PM Sharif yang menjabat sebagai kepala kepolisian Lahore sebagai salah seorang pelaku yang diajukan ke pengadilan.

Beberapa pertemuan yang dilakukan sebelumnya terhadap ketiga pihak tersebut, terus mengalami kemandekan. Langkah pelaporan terhadap PM Sharif diperkirakan merupakan salah satu strategi untuk melemahkan posisi para demonstran. Sebab sejauh ini, kedua kelompok demonstran tersebut tidak melakukan aliansi satu sama lain. jadi bila satu pihak menganggap tuntutan mereka sudah terpenuhi, satu kelompok demonstran yang lain akan kehilangan posisi penting dalam penawaran politik. (BBC/Xinhua/slg)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s