Vietnam-Tiongkok Perbaiki Hubungan Bilateral

Pemimpin Tiongkok, Xi Jinping bertemu dengan utusan khusus Vietnam, Le Hong Ahn, Rabu (27/8/2014) di Beijing. Ia berharap hubungan bilateral kedua negara yang sempat memanas bisa normal kembali. Mengingat posisi sebagai negara tetangga dan memiliki paham ideologi yang sama, komunis.

“Tetangga tak akan dapat dipindahkan dan dalam kepentingan masing-masing harus selalu menghormati satu sama lain,” kata Xi.

Xi juga menyatakan kalau kedatangan utusan khusus dari Sekretaris Jendral Partai Komunis Vietnam (CPV) menunjukan adanya kemajuan hubungan bilateral kedua negara.

“Saya berharap Vietnam akan membuka hubungan kembali dengan Tiongkok, dan menjalankan hubungan bilateral berdasarkan pembangunan yang benar,” tambah Xi.

Menurutnya pemerintah Tiongkok dan Vietnam harus membuka diri untuk melihat situasi dengan lebih jelas, juga menambah interaksi, dan mendalamkan komunikasi untuk isu utama, serta melihat hubungan bilateral kedua negara sebagai hal yang strategis dan memiliki pandangan jangka panjang.

“Terutama dalam mengambil keputusan politik yang benar saat terjadi momen kritis,” ucap Xi.

Xi juga berharap hubungan yang baik antara kedua partai berkuasa di Tiongkok dan Vietnam , bisa memperbaiki hubungan bilateral tersebut.

Le datang sehari lebih awal dari pertemuan dengan Xi. Ia datang dalam kunjungan dua hari, untuk bertemu dengan anggota Komite Biro Politik Partai Komunis Tiongkok (CPC), Liu Yunshan. Dalam perbincangan yang sudah terjadi, mereka berdua sepakat untuk menghindari aksi yang bisa memperburuk hubungan kedua negara, terutama dari isu maritim.

Le mengatakan kalau kedua pemerintahan sedang bekerja keras untuk saling mempercayai kembali. Ia juga menyatakan akan membangun kesepahaman, mendahulukan penyelesaian masalah, dan melakukan konsolidasi untuk kerjasama jangka panjang yang menguntungkan.

“Secara fundamental akan dilakukan kesepahaman secara jangka panjang dan mempromosikan perdamaian, stabilitas dan kesejahteraan antara kedua negara,” kata Le.

Mereka bersepakat akan menjalankan resolusi, seperti yang termaktub dalam perjanjian yang ditandatangani antara kedua negara Oktober 2011 lalu.

Kedua partai, CPC dan CPV juga akan menjalin hubungan mendalam dan melakukan pertukaran, memperbaiki kolaborasi dibidang pertahanan, perdagangan dan ekonomi, penegarakan hukum serta pertukaran antara anggota partai, yang disepakati dalam perjanjian nantinya.

Vietnam dan Tiongkok bertikai lantaran perebutan pulau Paracel di Laut Tiongkok Selatan (LTS). Sebelum akhirnya Tiongkok hengkang dari Paracel, pada bulan Mei terjadi kerusuhan di Vietnam . Menyebabkan lima orang warga negara Tiongkok tewas, dan sekitar 20 perusahaan milik Tiongkok terbakar. Selain itu sekitar 1.100 investasi luar negeri yang berdiam di Vietnam , juga mengalami efek masalah tersebut. (Xinhua/slg)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s