Hoax Bulan Berbadan Dua

Sebelas tahun lalu beredar gosip tentang bulan kembar. Tahun ini rumor tersebut berkumandang kembali. Menjalar melalui berbagai situs media sosial. Namun banyak pihak yang kontan menolaknya.

Gosip bulan akan memiliki kembaran sebenarnya dimulai tahun 2003 lalu. Dibenarkan juga oleh pihak Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA). Kalau pada puluhan tahun lalu pernah ada isu serupa yang menyebar.

Dalam pesan yang disebarkan melalui berbagai media komunikasi baru-baru ini, dipaparkan: “Pada 27 Agustus 2014 akan ada dua bulan. Seluruh dunia sedang menunggu untuk itu. Pada hari itu Mars akan sangat cerah dan seperti bulan semua orang bisa melihatnya dengan mata telanjang. Hari itu akan menjadi 34,65 M Mil jauhnya dari bumi. Jangan lupa untuk melihat ini jam 12.30 malam. (28/8, 00:30) Karena anda akan melihat dua bulan dilangit. Moment ini akan terjadi lagi pada tahun 2287.”

Konteks serupa itu, ternyata juga pernah didengar pada tahun-tahun sebelumnya. Menurut para pakar awalnya lantaran pada tahun 2003 lalu, jarak antara Bumi dan Mars terbilang dekat, hanya 34,6 juta mil saja. Saat itu dianggap para pakar sebagai waktu yang paling tepat melihat permukaan bulan melalui teleskop.

Sayangnya isu kemudian berbias menjadi Mars akan terlihat seperti bulan purnama, dan dapat dilihat dengan mata telanjang. Hingga kemudian rumor tersebut beredar beberapa kali setelahnya.

“Jikalau sekarang kabar itu kembali lagi, sepertinya tertular melalui situs media sosial seperti Facebook dan yang lainnya,” kata Tony Rice, seorang sukarelawan di NASA, yang juga seorang teknisi di Cisco Systems, pada wral.com, Selasa (26/8) kemarin.

Bila mau melihat ke depan, katanya, jarak orbit terdekat Bumi dan Mars baru akan terjadi empat tahun lagi. Pada tanggal 31 Juli 2018 nanti, Mars hanya akan berjarak sekitar 35,8 juta mil saja. Berarti tak jauh berbeda dengan yang terjadi pada tahun 2003 lalu.

Tapi pada saat itu kondisi Mars tidak akan seperti bulan kedua, yang disebut akan sebesar bulan purnama biasa. Sehingga terlihat seperti adanya bulan kembar di angkasa. Sebab dengan jarak terdekat seperti itu saja, Mars hanya akan terlihat 74 kali lebih kecil daripada bulan.

Seperti itu juga yang diungkapkan Deborah Bryd pada situs antariksa SkyWatch. Menurutnya Mars tak akan terlihat seperti bulan purnama pada malam itu.

“Bulan tak akan penuh pada 27 Agustus 2014 (mungkin bisa melihat bulan sabit bila berada di daerah barat bumi setelah matahari terbenam),” tulis Deborah.

Dan menurutnya juga Mars tak akan terlihat sangat terang ataupun sangat dekat dengan bumi pada bulan Agustus 2014 ini. Bahkan tak ada kemungkinan ada kejadian Bumi berdekatan dengan Mars hingga akhir tahun ini.

Penolakan serupa juga dilontarkan Badan Angkasa Nasional Malaysia (Angkasa). Menurut Angkasa pada harian Rakyat Post disebutkan merupakan tipuan internet atau hoax belaka.

“Harus dicatat jarak Mars pada malam itu akan sejauh 201,69 juta mil dari Bumi, dan bukan 34,65 juta mil seperti rumor yang tersebar,” ungkap Angkasa dalam pernyataan resmi mereka.

Dengan jarak sejauh itu, maka diperkirakan pada malam itu Mars hanya akan terlihat seperti bintang merah di angkasa malam hari. “Sementara untuk kejadian bulan kembar, sangat jauh dari kenyataan,” tambah Angkasa lagi.

Menurut mereka juga pada tanggal tersebut tak akan ada bulan purnama, seperti yang disebarkan. Bulan purnama sudah terjadi pada 11 Agustus lalu, dan baru akan terjadi lagi pada 9 September mendatang. (sulung prasetyo)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s