Australia Tolak ISIS

Pemerintah Australia secara tegas menolak paham Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Menurutnya paham tersebut menunjukan sifat anti kemanusiaan yang harus dihindari.

Ia juga menyayangkan adanya foto mengenai seorang anak kecil, sedang memegang kepala jasad seorang prajurit Suriah yang mati. Diketahui anak tersebut ternyata keturunan seorang warga negara Australia , bernama Khaled Sharrouf.

“Apa yang kami apresiasi mengenai ISIS tak lain hanya sebagai kelompok teroris saja. Bukan hanya kelompok, mereka adalah tentara teroris, dan secara efektif menjadi negara teroris,” kata Perdana Menteri Australia , Tony Abbot, Selasa (12/8/2014).

Mengenai foto anak tersebut, Tony mengatakan pose itu menunjukan masalah besar. Tidak hanya untuk orang-orang di Timur Tengah, tapi juga seluruh dunia.

“Dan kita bisa melihat dan mendapatkan bukti bahwa entitas tersebut menujukan sifat paling liar yang dimiliki manusia,” imbuh Tony.

Sharrouf menurut Tony sebenarnya telah dihukum penjara pada tahun 2009 lalu. Ia dihukum selama empat tahun, karena ambil bagian dalam rencana peledakan di Sydney dan Melbourne .

Setelah bebas, kemudian ia masuk daftar cegah tangkal keluar dari wilayah Australia . Namun kemudian menggunakan paspor kakaknya, untuk bepergian ke Suriah bersama dengan keluarganya.

Tony kemudian juga menyebutkan akan segera mengambil keputusan utnuk menangkap Sharrouf kembali. Setelah beberapa hari yang lalu merilis gambar mengenai seorang anak sedang memegang kepala tentara Suriah yang telah mati bersama seorang anak bernama Mohamed Elomar.

Minggu lalu, Australia juga mengumumkan adanya hukum mengenai pembatasan perjalanan bagi warga negara ke beberapa negara. Keputusan tersebut dikeluarkan untuk mencegah jumlah pejuang jihad dari Australia yang pergi ke Timur Tengah. Sekitar 150 -160 orang Australia kini dipercaya sedang berjuang bersama militan Islam di Timur Tengah saat ini.

Sementara itu, Australia juga mengatakan akan mengirimkan bantuan kepada para keluarga suku Yazidi, yang dikabarkan terperangkap di pegunungan Sinjar, akibat konflik antara ISIS dan pemerintah Irak. Mereka mengatakan akan mengirimkan suplai makanan dan air kepada masyarakat itu.

Menurut Menteri Pertahanan Australia , David Johnston bantuan yang akan dikirimkan akan dilemparkan melalui udara. Proses pengiriman bantuan juga akan bersamaan dengan misi negara Amerika Serikat (AS), dalam memerangi ISIS dan membantu pejuang Kurdi. (BBC/AFP/slg)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s