Badai Iselle dan Julio Hantam Hawai

Badai tropis terus menghantam Hawai, hingga Jumat (8/8/2014) ini. Badai Iselle menghantam lebih dulu, baru kemudian disusul oleh badai Julio.Badai Iselle membuat listrik mati, serta banjir dan  menumbangkan pohon-pohon. Namun dilaporkan tidak ada korban tewas dari bencana tersebut, urai Gubernur Hawai, Neil Abercrombie.

“Semua yang sempat mengungsi kini sedang berusaha dikembalikan lagi ke rumah masing-masing. Sementara petugas sedang membersihkan jalanan dari pohon tumbang,” tambah Neil.

Diperkirakan sekitar 21.000 rumah kini tak memiliki pasokan listrik di daerah Big Islands . Daerah tersebut diperkirakan yang paling menerima dampak terparah dari kedua badai itu.

Sementara itu Departemen Kesehatan Hawai mengigatkan kepada masyarakat, agar berhati-hati bila berjalan di daerah banjir, atau pinggir laut. Karena diperkirakan bisa saja satwa laut seperti ikan hiu datang, karena bau ikan yang mati akibat badai tersebut.

Hujan deras dan angin kencang juga menghantam pulau Maui dan Oahu , pada Jumat. Menurut penduduk lokal, Randy Stevens hujan dan angin keras membuat banyak tanaman yang rusak.

“Hujannya sangat keras, untuk keluar ke jalan raya saja sulit, apalagi harus mengecek tanaman di kebun,” kata Randy.

Sementara itu, setelah badai Iselle kemudian menyusul badai Julio kembali menghantam pulau-pulau di Hawai. Badai berkategori 2 itu menerjang dengan kecepatan 105 mil per jam. Menurut petugas Jasa Cuaca Nasional Hawai, badai tersebut sebenarnya sudah mulai tumbuh sejak awal minggu ini.

Namun menurut Derek Wroe, meteorologist di Hawai ada kesalahan perkiraan tentang jalur lintasan badai Julio.

“Kalau jalur lintasan sesuai perkiraan, maka dampak terhadap pulau-pulaju yang berpenghuni bisa sangat minimal,” katanya.

Sekarang kedua badai tersebut diperkirakan makin melemah, setelah mencapai puncaknya. Badai Iselle diperkirakan telah makin lemah dan hanya bergerak 60 mil per jam. Angka tersebut dibawah ukuran badai umumnya, yang berkisar 74 mil per jam ke atas. Menurut para ahli pemecahan arus angin membuat badai tersebut melemah.

Hawai sendiri sebenarnya jarang terkena bencana badai. Tercatat sejak tahun 1950, hanya ada tiga kali kejadian badai menyerang. Terakhir terjadi tahun 1992, ketika badai Iniki menewaskan enam orang, dan merusak lebih dari 1.400 rumah di Kauai .

Akibat badai tersebut juga menunda beberapa penerbangan yang menuju ke Hawai. Menurut Otoritas Wisata Hawai ada lusinan pesawat yang harus menunda penerbangan ke Hawai, saat terjadi badai. (AP/Reuters/slg)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s