Pasukan Kurdi Turki Serang ISIS

Pasukan Peshmerga Kurdi diberitakan telah melintas daerah Shangal, Irak.  Kini mereka berhadapan langsung dengan militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Pertempuran diperbatasan Turki – Irak setidaknya telah merenggut 50 nyawa, hingga Selasa (5/8/2014).

Ada sekitar 10.000 tentara telah berada digaris luar kota Shangal. Mereka merencanakan masuk ke dalam kota dan mencoba mengambil alih kontrol Shangal dari tangan militan Islam.

Wilayah basis militan Islam di kota Shangal, seperti di daerah Rahman dan Nasir sedang dibombardir tentara Kurdi. Sementara sebagian tentara yang lain menuju ke daerah pegunungan Shangal, dimana ribuan suku Yezidi, penduduk asli kota Shangal mengungsikan diri.

Sejauh ini pasukan telah bergerak hingga ke daerah Zumar. Namun di area tersebut pasukan Kurdi mengalami hambatan, karena jembatan masuk ke daerah tersebut telah dihancurkan.

Menurut keterangan dari ISIS , jembatan di Zumar dihancurkan untuk mengurangi laju serangan pasukan Kurdi dari Turki. Pasukan Kurdi terus mendesak maju, setelah awal minggu ini kota Shangal diambil alih oleh tentara militan Islam ISIS.

“Kami memutuskan terus maju secara ofensif, dan memerangi teroris sampai nafas terakhir,” kata Presiden Region Kurdi di Turki, Massoud Barzani.

Ia juga menambahkan telah memerintahkan pasukan Peshmerga Kurdi, untuk menyerang teroris dan musuh kaum Kurdi dengan segala kemampuan mereka.

Hari sebelumnya, Perdana Menteri Irak, Nouri al-Maliki memerintahkan pasukan udara Irak membantu pasukan Peshmerga Kurdi, untuk memerangi ISIS . Pada pertempuran di Shangal dan Zumar, pesawat tempur Irak dikabarkan turut membantu memborbardir militan ISIS dari udara.

Sebelumnya Turki dikabarkan membantu militant Islam ISIS. Menurut informasi yang disebarkan kalangan ISIS mereka sering mendapatkan bantuan pengobatan dari Turki. Isu tersebut diperkuat oleh pemikiran PM Turki, Recep Tayyip yang dikenal sebagai anti-semit dan anti-Israel.

Namun perkiraan tersebut ditolak pemerintah Turki secara tegas. Menurut mereka tak ada kompromi apapun untuk para teroris. Kemudian pemerintah Turki mengirimkan sekitar 20.000 tentara Turki keturunan Kurdi, untuk memerangi ISIS .

 Suku Kurdi sendiri mendiami daerah perbatasan Turki dan Irak. Kebanyakan berada di timur Turki dan utara Irak. Kota paling besar di utara Irak, Mosul minggu lalu telah dikuasai oleh ISIS . Pergerakan mereka kemudian massif menuju perbatasan Turki. Dalam pernyataan resmi ISIS mengumumkan akan membuat negara Islam di teritori Tigris atau Irak hingga Yordania, serta Palestina sampai Libanon.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s