Diplomasi Sunyi Najib Razak

Warga internasional marah karena korban pesawat MH17 tak diurus selayaknya. Perdana Menteri (PM) Malaysia , Najib Razak dipertanyakan kehadirannya. Dengan diplomasi sunyi, Najib menyelesaikan masalah paling krusial, mendapatkan kotak hitam dan membawa korban MH17.

Lebih dari dua hari media memberitakan kasus jatuhnya pesawat milik Malaysia Airlines MH17. Dari dua hari tersebut terlihat tak ada satupun penyelidik internasional datang ke lokasi kejadian. Dari gambar-gambar yang ada hanya terlihat tentara berada di area. Entah dari pasukan Ukrainia, atau pemberontak pro Rusia.

Masa lebih dari dua hari tersebut menumbuhkan marah bagi banyak warga dunia. Termasuk Belanda, yang mengalami cobaan terberat, karena banyak korban berasal dari warga negara mereka. Malaysia ada setelah Belanda, karena 58 warga mereka juga diperkirakan tewas dalam kecelakaan tersebut.

Saat banyak warga dunia kemudian melayangkan protes, kemudian banyak juga yang bertanya. Kemana PM Malaysia, Najib Razak berada? Sebab tak ada lagi pernyataan dikeluarkan, setelah komentar pendek di akun twitter miliknya.

“Harus dimengerti, sepertinya ia berpikir tak ada yang menguntungkan kalau hanya saling menyalahkan saja,” kata Wan Saiful Wan Jan, komentator politik dan CEO dari Institut Demokrasi dan Ekonomi di Kuala Lumpur, kepada kantor berita CNN, Juli 2014.

“Kalau dia memaksakan bertindak agresif dan tak bersahabat sejak awal, mungkin kita tak akan mendapatkan kotak hitam dan jasad para korban,” imbuh Wan.

Sejak hari pertama kecelakaan, ternyata najib telah menjalankan diplomasi sunyi yang menjadi andalannya. Bekerja dengan grup kecil, ia kemudian berusaha mendapatkan kontak langsung dengan pemimpin pemberontak pro Rusia di Ukrainia, Alexander Bodorai. Meski Najib juga berhubungan dengan para pemimpin dunia seperti dari Rusia, Eropa, Ukrainia dan Amerika Serikat (AS), Najib juga membuka komunikasi lewat pitnu belakang untuk kontak langsung dengan pihak yang mengontrol area kecelakaan.

Kontak pertama dengan Bodorai terjadi pada Sabtu (19/7/2014) lalu. Meskipun sudah mendekati dua hari setelah kejadian, namun kontak itu disebut sebagai komunikasi yang akhirnya bisa meluluhkan sikap tertutup pemberontak pro Rusia di Ukrainia. Menurut info yang tersebar, Najib menegaskan kepada Bodorai kalau negaranya tidak memihak kepada kedua pihak yang bertikai di Ukrainia.

Terlapas dari kepiawaian Najib menghadapi masalah tersebut, banyak pihak merasa tak puas dengan cara Najib berdiplomasi.

“Saya juga berpikir dia mencoba melakukan yang terbaik disana. Ia menyebutnya diplomasi sunyi. Ia juga menyebut tindakan tersebut sebagai kemenangan. Namun saya berpikir, tindakan itu tak bisa disebut sebagai sebuah kesuksesan,” ujar Gerhard Hoffstaedter, dari Universitas Queensland , Australia .

Ia mencontohkan seperti lamanya jasad bisa dipindahkan. Bila dikaitkan dengan kepercayaan muslim, maka kejadian tersebut dapat disebut tragedi. Karena kalangan muslim percaya, jasad orang meninggal harus secepat mungkin dikuburkan. Sementara kenyataannya, perlu waktu lebih dari tiga hari, sebelum jasad-jasad tersebut dipindahkan.

Lagipula menurut Gerhard, tak jelas apa yang dijadikan Najib sebagai alat kerjasama. Sebab bisa saja janji tersebut merugikan bagi negara lain, yang turut menjadi korban.

Hingga akhirnya Najib berbicara di televisi lokal negaranya. Ia menyatakan tindakan yang dilakukannya merupakan cara untuk meraih kemenangan.

“Beberapa hari terakhir ini, saya sering mendengar suara kemarahan dan pertobatan dari masing-masing rakyat Malaysia yang saya kenal. Tapi kadang-kadang, kita harus bekerja secara diam-diam untuk mendapatkan hasil yang lebih baik,” ujar Najib.

Meskipun Najib sekarang meraih popularitas tinggi, namun masalah lain akan menghadap najib ke depan. Saat data dari kotak hitam terkuak, dan semua dapat melihat siapa atau apa sebenarnya penyebab jatunya pesawat MH17. maka Najib harus berada paling depan, untuk menggalang komunitas internasional, agar pelaku dapat menerima hukuman yang setimpal. Jikalau tidak, maka hanya akan menunjukan lemahnya kepemimpinan Najib dimata kalangan internasional. (sulung prasetyo)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s