Pemilik Kapal Sewol Ditemukan Tewas Membusuk

Pemilik kapal Sewol yang karam dan menewaskan hampir 300 orang di Korea Selatan (Korsel), akhirnya ditemukan. Tubuh Yoo Byung-eun ditemukan tewas membusuk didalam sebuah kolam di daerah selatan Korsel, Selasa (22/7/2014).

Yoo terus dicari setelah peritiwa tenggelamnya kapal Sewol terjadi. Ia merupakan bos pemilik kapal tersebut. Namun Yoo dikabarkan melarikan diri, setelah kapal itu terbukti menewaskan hampir 300 orang penumpangnya.

Menurut kepolisian Korsel, DNA yang ditemukan pada mayat benar identik dengan milik keluarga Yoo. “DNA mayat itu identik dengan milik saudara Yoo,” kata Woo Hyung-ho dari kepolisian Korsel.

Kantor berita Korsel, Yonhap melaporkan kalau jasad Yoo ditemukan disebuah kolam didaerah Suncheon, yang berjarak 300 kilometer (km) di utara Seoul .

Polisi terus mencari Yoo, untuk menginvestigasi mengenai kondisi kapal. Yoo diklaim telah melalaikan kewajiban sebagai pengusaha pemilik kapal. Ia dituntut lantaran tidak mengindahkan kapasitas penumpang, barang bawaan dan proses perawatan kapal.

Menurut Woo, jasad Yoo sebenarnya telah 80 persen membusuk. Proses autopsi telah dilakukan sejak 13 Juni 2014 lalu, sehari setelah jasad ditemukan. Selain menggunakan identifikasi DNA mereka juga menggunakan teknologi pencocokan sidik jari, utnuk memastikan jasad tersebut memang benar milik Yoo.

“Selain penemuan jasad, kami juga menemukan sebuah botol minuman keras kosong terbawa bersama jasad itu,” urai Woo lagi.

Hingga kini penyebab kematian Yoo masih dalam tahap pemeriksaan.

Yoo dikenal sebagai milyuner tanpa wajah. Karena jarang menampakan wajah kepada publik. Ia dan anaknya diketahui menjalankan bisnis perkapalan, dengan bendera perusahaan Chonghaejin Marine Company. Perusahaan itu juga yang menjalankan bisnis kapal Sewol, hingga kemudian karam, 16 April 2014 lalu.

Anak lelakinya, Yoo Dae-Kyun hingga kini masih dicari kepolisian. Ditawarkan sejumlah uang, bagi siapa saja yang bisa menunjukan keberadaannya. Sementara anak perempuan Yoo, masih berjuang dari tuntutan ekstradisi karena masih tinggal di Paris.

Sebelumnya kepolisian menahan orang-orang yang mencoba menyembukan Yoo. Tercatat jemaah gereja di kota Anseong juga ditangkap, karena menghalangi polisi dalam mencari Yoo.

Pencarian terhadap korban Sewol sendiri terus dilakukan hingga kini. Hingga terakhir jumlah korban mencapai 294 orang. Kebanyakan merupakan murid sekolah yang terperangkap didalam kapal.

Hingga terakhir satu korban kembali ditemukan. Namun sayangnya sebuah helikopter penyelamat yang turut membantu harus jatuh, dan menewaskan lima orang penumpangnya. Para penyelam yang turut membantu juga dikabarkan tewas dalam usaha pencarian. Setidaknya dua penyelam harus tewas, karena beratnya medan yang harus dilalui dalam mencari korban, yang terperangkap didalam kapal tenggelam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s