US$ 5.000 Untuk Keluarga Korban MH17

Pihak penerbangan Malaysia Airlines, sebagai pemilik pesawat MH17 yang diperkirakan ditembak jatuh di Ukrainia, Senin (21/7/2014) menyatakan akan memberikan santunan uang sebesar US$ 5.000 kepada keluarga masing-masing penumpang.

Dalam laman situsnya  pihak Malaysia Airlines menyatakan kalau dana tersebut untuk membantu kebutuhan ekonomi keluarga penumpang yang menjadi korban. Selain itu pihak Malaysia Airlines juga menunjuk Citibank sebagai penyelenggara transfer keuangan dana tersebut.

“Bantuan keuangan ini bukan merupakan kompensasi final, seiring dengan hak keluarga untuk mengajukan klaim,” tulis Malaysia Airlines.

Selain itu, Malaysia Airlines juga akan menyediakan berbagai fasilitas yang dibutuhkan keluarga korban, seperti penginapan, makanan dan bantuan transportasi selama proses penyelidikan dilakukan.

“Selain itu kami juga menyediakan pembantu untuk masing-masing keluarga, untuk membantu masalah kebutuhan dasar dan dukungan moral,” urai mereka.

Setidaknya 79 pembantu kini telah disiapkan di Amsterdam , sementara 43 yang lain berada di Kuala Lumpur . Pihak Malaysia Airlines juga menyatakan akan membuka hubungan dengan penerbangan Belanda (KLM), yang saat ini sedang membantu proses dukungan bagi para keluarga korban.

Pesawat Ukrainia

Sementara itu pada hari yang sama, pihak Rusia menyatakan telah mengidentifikasi sebuah pesawat tempur milik Ukrainia, yang terbang tak jauh dari lokasi dimana MH17 diperkirakan tertembak.

“Pesawat tempur tersebut merupakan jenis Su-25 yang terbang dijalur yang sama, dan berjarak hanya 3-5 kilometer (km) dari MH17,” ujar Andrei Kartopolov, dari Angkatan Bersenjata Rusia.

Kondisi tersebut kemudian menimbulkan dugaan adanya penembakan MH17 juga dari pesawat tempur Ukrainia. Seperti dikatakan Perdana Menteri (PM) pemberontak Ukrainia di Donetsk , Alexander Bodorai.

“Saya pikir mereka juga menembak pesawat itu. Saya tidak bilang tindakan itu hanya sekedar hasrat, tapi jelas ada keuntungan bagi mereka bila bisa menembak jatuh pesawat sipil tersebut,” ujar Bodorai.

Sejauh ini pihak Rusia dan pemberontak Ukrainia tetap menyangkal bertanggung jawab terhadap kemungkinan pelepasan rudal milik mereka, untuk menembak jatuh MH17.

Vladimir Putin, Presiden Rusia menyatakan agar segera menghentikan segala persebaran kabar burung, dan meminta para pihak untuk duduk bersama menyelesaikan masalah ini.

“Tak ada yang boleh menggunakan tragedi ini sebagai alat untuk pencapaian politik tertentu. Kejadian ini seharusnya bisa menyatukan orang-orang, dan bukan justru memecah belah,” ucap Putin ditempat berbeda.

Ia juga menyatakan agar para penyidik di lokasi kejadian mendapatkan keamanan selayaknya. Mengingat mereka mengemban tugas kemanusiaan, dari masing-masing keluarga korban.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s