Diplomat Malaysia Tersangkut Kasus Pemerkosaan

Pemerintah Selandia Baru terus mencari seorang diplomat Malaysia, yang dituntut atas perbuatan pelecehan seksual yang dilakukannya, terhadap seorang gadis warga negara Selandia Baru berusia 21 tahun. Diplomat itu disebutkan bernama M Rizalman bin Ismail (38), yang diberitakan melakukan perbuatan bejat tersebut di Wellington , bulan Juni 2014 lalu,

“Kami nyatakan dengan jelas, bahwa kami tidak berada dalam satu ilusi apapun menyangkut keseriusan Selandia Baru terhadap masalah tersebut, dan kami berharap tersangka segera diajukan ke pengadilan,” ucap Perdana Menteri (PM) Selandia Baru, John Key, Selasa (1/7/2014).

Ia juga menyatakan kalau kekebalan diplomatik, yang dimiliki tersangka harus dihapuskan, sehingga tersangka bisa disidangkan di Selandia Baru.

Tersangka sebelumnya merupakan diplomat di Komisi Tinggi Malaysia . Ia bertugas sebagai staf asisten masalah keamanan selama satu tahun terakhir ini.

Sebelumnya ia diperiksa oleh kepolisian Wellington dengan tuntutan perampokan dan penyerangan dengan niat untuk memperkosa. Untuk masing-masing tuntutan tersebut, bisa dijatuhi hukuman penjara sepuluh tahun.

Tersangka disebutkan melakukan aksi bejat itu, terhadap gadis berumur 21 tahun, dengan nama yang tak disebutkan. Menurut informasi ia melakukannya di daerah pemukiman di Brooklyn , pada tanggal 9 Mei 2014.

Namun kasus sempat ditutup karena dia memiliki kekebalan diplomatik. Sehingga kemudian dipulangkan ke Malaysia pada tanggal 22 Mei 2014. Hingga kini tersangka masih menolak memberikan sampel DNA miliknya, untuk disamakan dengan yang ada pada lokasi kejadian.

Menanggapi masalah ini, Menteri Luar Negeri Malaysia , Anifah Aman menyatakan kalau sebelumnya pihak Malaysia telah menawarkan penghapusan kekebalan diplomatik tersangka. Tapi pihak Selandia Baru kemudian mengajukan alternatif, agar secepatnya tersangka dibawa kembali ke Malaysia .

“Kami juga tidak meremehkan kejadian itu, dan kami tidak memiliki niat untuk menyimpan masalah ini ke bawah karpet,” kata Anifah.

“Saya nyatakan kembali dengan tegas, kasus ini harus diinvestigasi secara menyeluruh,” tambahnya.

Anifah juga menyebutkan kalau kini tersangka, sedang menjalani pemeriksaan evaluasi psikologis. Menurutnya bahkan bila perlu, pihak Malaysia bisa saja mengirim kembali tersangka ke Selandia Baru.

Menurut Menteri Luar Negeri Selandia Baru, Murray McCully kasus itu sekarang terus dikembangkan. Ia telah memanggil duta besar Malaysia di Selandia Baru. Kemudian secara tegas ia meminta penghapusan kekebalan diplomatik bagi tersangka, agar bisa diadili di Selandia Baru. Kemudian tersangka bisa menjalani hukuman di Malaysia.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s