Gubernur Terkait Konflik Kenya

Gubernur provinsi Lamu , Kenya dijadikan tersangka atas aksi terorisme dan pembunuhan, yang makin kerap terjadi di daerah perbatasan. Issa Timamy, gubernur provinsi Lamu menjadi tersangka Kamis (26/6/2014).

Issa menjadi tersangka setelah presiden Kenya , Uhuru Kenyatta menyatakan kalau serangan mematikan yang terjadi di kota Mpeketoni, bukan merupakan aksi kelompok militan Islam Somalia , Al-Shabaab. Pembunuhan yang menewaskan 60 orang itu, menurut Kenyatta dilakukan oleh lawan politik, penguasa Kenya saat ini.

Issa Timamy sendiri sebenarnya bukan lawan oposisi dari Presiden Kenyatta. Melainkan wakil dari partai koalisi, pemerintah Kenya saat ini.

“Ia akan tetap dipenjara hingga setidaknya tanggal 30 Juni ini, hingga penyidikan investasi dilakukan,” kata Kenyatta.

Masih belum diketahui dasar penangkapan Issa. Namun beberapa pihak meyakini penangkapan politisi tersebut berkaitan dengan pembuktian keyakinan Kenyatta.

Serangan pada awal Juni 2014 ini, terjadi pada saat orang-orang akan menonton Piala Dunia di Mpeketoni. Tiba-tiba datang serangan dari sekelompok orang yang kerap meneriakan kata-kata Allahu Akbar. Mereka juga mengibarkan bendera Al-Shabaab pada saat menyerang hotel-hotel dan kantor polisi.

Kebanyakan yang mati merupakan etnis Kikuyus, seperti asal Kenyatta. Orang non muslim yang ada didaerah itu semua dibunuh.

Menurut analis dari BBC, Emmanuel Igunza yang kerap bertugas di Mombasa kemungkinan perselisihan tersebut didasari konflik antar etnis. Seperti diketahui yang banyak dibunuh merupakan etnis Kikuyus. Sementara gubernur Issa ketahui berasal dari etnis Bajuni, yang sejak dulu memang diketahui merupakan penduduk asli di Lamu. Kedatangan etnis Kikuyus di Lamu, diperkirakan menimbulkan kecemburuan dan ketakutan kehilangan hak sebagai penguasa tanah.

Paling terakhir, beberapa hari lalu lima orang kembali tewas dalam kerusuhan di kota Witu, sekitar 15 kilometer (km)dari  Mpeketoni. Penyebabnya juga diklaim berasal dari kelompok militan islam Al-Shabaab. Sementara pihak Al-Shabaab sendiri merasa tak bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

Al-Shabaab dijadikan kambing hitam karena pernah menyerang pusat pertokoan di Nairobi , September 2013 silam. Pada serangan tersebut setidaknya 67 orang meninggal dan puluhan orang luka-luka.

Al-Shabaab juga pernah membunuh seorang warga negara Inggris. Istri warga negara Inggris tersebtu kemudian diculik, hingga kemudian dibebaskan setelah berbulan-bulan kemudian.

Wilayah Lamu memiliki wilayah kepulauan yang dibuka untuk wisata. Kota Mpeketoni menjadi pusat bisnis wisata tersebut. Wilayah Lamu berada di daerah perbatasan Kenya dengan Somalia .

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s