Pusat Judi Singapura Larang Menu Sirip Hiu

Beberapa pusat judi di Singapura mengumumkan pelarangan menu sirip hiu, Kamis (12/6/2014). Keputusan tersebut berdasarkan keinginan untuk melestarikan lingkungan dan keberlangsungan hajat hidup orang banyak.

Tercatat pusat judi seperti Marina Bay Sands, Sheldon Adelson, Shangrila dan Swisshotel turut serta dalam pelarangan tersebut. Dalam laman internet mereka diterangkan kalau tak ada menu sirip hiu lagi, yang dihidangkan di restoran mereka.

“Hiu merupakan bagian terpenting dari ekosistem laut dan populasi mereka memiliki dampak langsung terhadap stok ikan lautan,” ujar Elaine Tan, Direktur Eksekutif WWF Singapura.

Menurut keputusan Marina Bay Sands dan pusat judi lain itu menunjukan sikap peduli dan kepemimpinan yang baik, dalam memberikan contoh bagi keberlangsungan hajat hidup orang banyak.

“Bisnis memiliki hubungan yang erat dengan keamanan keanekaragaman hayati di planet ini,” tambah Tan.

Singapura selama ini dikenal sebagai salah satu pasar terbesar, perdagangan sirip hiu. Selain Singapura ada juga Hong Kong dan Tiongkok. Sementara ekspor sirip hiu terbesar datang dari Indonesia , sejumlah 640.000 ton per tahun.

Sebelumnya, pada September 2013 Hong Kong telah mengumumkan upaya penghentian konsumsi sirip hiu. Larangan tersebut dikenakan bagi kalangan swasta dan pegawai negeri disana.

Tiongkok kemudian mengikuti Hong Kong , melarang perdagangan sirip hiu juga. Kebijakan tersebut melarang orang untuk memakan sirip hiu, yang disepakati oleh para pegawai pemerintah.

Lebih dari 70 juta hiu terbunuh di dunia tiap tahun. Kebanyakan hanya untuk diambil siripnya, yang hanya untuk dikonsumsi di pasar orang Tiongkok, di seluruh dunia.

Jennifer Lee, pendiri organisasi Project Fin menyatakan pelarangan yang dikeluarkan pusat judi Singapura itu hanya langkah awal dari perjalanan panjang melindungi hiu.

“Semoga kejadian ini bisa meningkatkan tekanan bagi perusahaan lain, agar tak melakukan perbuatan yang bisa merugikan ekosistem laut,” imbuh Lee.

Meskipun tak berasa enak, sirip hiu merupakan menu yang bergengsi di banyak kalangan masyarakat Asia . Kadang dikaitkan juga dengan simbol status keperkasaan dan kejayaan. Kebanyakan dihidangkan untuk perayaan pernikahan orang Tiongkok umumnya.

Desakan pelarangan terhadap menu sirip hiu, semakin tinggi setelah timbul aksi boikot bagi para pemilik supermarket dan hotel berbintang di Singapura. Kampanye anti sirip hiu, meminta dengan keras para pengusaha tersebut melarang konsumsi atau penjualan sirip hiu diwilayah usaha mereka. Banyak perusahaan kemudian menurutinya, termasuk maskapai penerbangan terkemuka, Cathay Pacific.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s