Mantan Presiden Pantai Gading Diadili

Mantan Presiden Pantai Gading, Laurent Gbagbo dihadapkan ke pengadilan kriminal internasional, Kamis (12/6/2014). Ia dikenakan tuntutan terhadap pembunuhan, pemerkosaan, penganiayaan dan aksi tanpa kemanusiaan saat pemilihan umum tahun 2010 lalu.

“Para korban di Pantai Gading sudah menuju satu langkah maju, untuk mengetahui kebenaran sebenarnya yang terjadi,” kata Param-Preet Singh, pakar hukum dari Human Right Watch.

Gbangbo dituntut karena dianggap menjadi dalang berbagai kekerasan, yang menimpa simpatisan rivalnya dalam pemilu 2010. Dia diperkirakan membenarkan berbagai tindakan kekerasan, untuk menggulingkan Alassane Ouattara. Ia menolak kalah dalam pemilu tersebut, dan selama lima bulan masa penolakan ia mengkordinasi untuk melakukan berbagai kekerasan tersebut.

Tiga hakim yang mengadili masalah ini mengatakan, kalau ada masalah substansial yang terjadi dikalangan akar rumput. Perlu waktu untuk mengadakan persidangan tersebut. Setidaknya perlu waktu setahun untuk mengumpulkan bukti, dan mulai melakukan persidangan.

“Hakim di pengadilan kriminal internasional memutuskan untuk membawa serta para pejabat senior, yang juga turut terlibat dalam masalah ini,” kata Singh lagi.

Bila benar Gbangbo terbukti bersalah, maka ia bisa dikenakan hukuman seumur hidup.

Pendailan internasional sendiri mengatakan telah memiliki cukup bukti, untuk membawa mantan presiden tersebut dalam pengadilan kejahatan perang. Ia menghadapi tuntutan pembunuhan, pemerkosaan, percobaan pembunuhan dan penganiayaan.

Diperkirakan 3.000 orang di Pantai Gading menderita akibat ulahnya. Sempat juga terjadi perang saudara setelah Gbangbo menolak kalah dalam pemilu tahun 2010 itu.

Sementara Gbangbo sendiri bersikeras menyatakan tak bersalah dalam kasus tersebut.

Ia mengatakan para korban sebenarnya merupakan para mantan pendukung Perancis, di Pantai gading yang ingin memberontak. Apa yang kemudian dilakukan merupakan upaya untuk mempertahankan keamanan nasional Pantai Gading.

Gbangbo merupakan presiden Pantai gading dari tahun 2000 sampai April 2011. Kemudian ia ditangkap oleh pasukan setia pendukung Alassane Ouattara, yang didukung oleh tentara Perancis.

Gbangbo merupakan pemimpin negara berikutnya yang diajukan ke pengadilan internasional atas kejahatan perang. Setelah sebelumnya Slobodan Milosevic dari Yugoslavia dan Charles Taylor dari Liberia mengalami tuntutan serupa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s