AS Tarik Pasukan dari Afghanistan

Pada akhir tahun 2014, pasukan Amerika Serikat (AS) di Afghanistan akan ditarik mundur. Keputusan tersebut mengakhiri keterlibatan AS di perang Afghanistan selama 12 tahun terakhir.

“Pada akhir tahun ini…penduduk Afghan akan mengambil alih seluruh tanggung jawab untuk keamanan mereka sendiri. Misi perang kita akan berakhir. Perang Amerika di Afghanistan akan menuju akhir yang bertanggung jawab,” ujar Presiden AS , Barack Obama, Minggu (25/5/2014) di Kabul.

Namun Obama mengatakan AS akan tetap pada komitmen bertahan, hingga pemilihan presiden baru Afghanistan . Setidaknya AS akan tetap meninggalkan pasukan sejumlah 10-15.000 orang sampai tahun depan.

Menurutnya Afghanistan saat ini berada pada posisi penting. Dengan segala keberhasilan menumpas pemimpin Al-Qaeda, perang tak berkesudahan dengan Taliban, dan kondisi kesehatan dan pendidikan yang lebih baik, serta keberadaan angkatan bersenjata yang lebih kuat.

“Setelah semua pengorbanan yang telah kita lakukan, kita harus memastikan kalau negara ini tidak akan pernah lagi dipergunakan untuk menyerang negara kita,” ujar Obama.

AS telah berperang di Afghanistan selama kurang lebih 12 tahun. Perang tersebut menjadi perang terlama yang pernah dilakukan AS.

Kunjungan tersebut yang keempat kalinya dilakukan Presiden AS. Setelah sebelumnya pada 1 Mei 2012 pernah dilakukan kunjungan serupa. Juga bersama Obama, turut serta penasehat keamanan Susan Rice dan John Pondesta.

Penasehat Keamanan, Ben Rhodes bilang kalau berbagai masalah masih terus terjadi di Afghanistan . Termasuk masalah tunjangan veteran perang Afghanistan di AS. Namun menurutnya kunjungan Obama tersebut tak memasukan agenda mengenai masalah tersebut.

“Obama akan mengurus mereka, saat mereka kembali ke AS nanti,” ujar Rhodes .

Menurut rencana, Presiden Obama juga akan mengunjungi Presiden Afghanistan , Hamid Karzai. Selain itu juga mengunjungi bakal calon presiden yang lain seperti Abdullah Abdullah atau Ashraf Ghani. Menurut rencana mereka akan mulai melakukan kampanye pemilihan presiden, pada tanggal 14 Juni nanti.

“Presiden Obama tak mau datang lagi pada saat pemilu dilangsungkan,” tambah Rhodes lagi.

Obama juga akan membicarakan kemungkinan keberadaan pasukan AS di Afghanistan, paska penarikan mundur tersebut. Rencananya Obama juga akan melakukan orasi di pusat pelatihan militer AS di West Point , untuk mengarahkan jenis aktivitas yang bisa membuat pasukan AS berada didalamnya.

Lebih dari 2.100 pasukan AS tewas di perang Afghanistan . Lebih dari seribu orang pasukan terluka dan menjadi cacat. Namun kondisi Afghanistan tak kunjung membaik, karena milisi Taliban terus memutuskan perang.

Presiden Obama mendarat di Kabul , bersamaan dengan peringatan Hari Memorial. Dimana pada hari itu semua jerih payah pahlawan akan dikenang kembali. Untuk perayaan tersebut Obama juga mengatakan terimakasih atas segala jasa yang diberikan pasukan AS, dalam memegang tanggung jawab keamanan di Afghanistan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s