Kapal Karam Columbus Ditemukan

Sebuah kapal karam yang ditemukan di wilayah Haiti, diperkirakan merupakan peninggalan dari Santa Maria, kapal yang dipergunakan oleh Christoper Colombus saat pertama kali menemukan benua Amerika.

Barry Clifford, penjelajah bawah laut yang menjadi kepala tim yang menemukan dan menginvestigasi penemuan kapal karam tersebut, menyatakan rasa yakin bahwa kapal yang ditemukan itu merupakan milik Colombus.

“Kapal ini yang kemudian merubah sejarah umat manusia sekarang,” katanya kepada kantor berita CNN.

Jikalau klaim penemuan tersebut telah dikonformasi, maka dapat disebutkan kalau penemuan tersebut merupakan salahsatu penemuan arkeologi bawah laut yang terhebat.

“Penemuan kapal itu seperti pendakian pertamakali ke puncak gunung tertinggi dunia, Everest bagi saya,” imbuh Barry, yang telah berumur 68 tahun.

Tapi sebenarnya penemuan ini bukan yang terbaru baginya. Barry sebelumnya pernah melaporkan telah menemukan benda bersejarah tahun 2003 lalu. Sebuah meriam turut ditemukan tak jauh dari kapal tenggelam tersebut. Namun Barry kemudian mengatakan kalau para arkeologis ternyata salah mendiagnosa umur meriam tersebut.

“Dua tahun lalu, setelah melakukan riset mengenai jenis meriam yang dipergunakan saat jaman Colombus, saya langsung berteriak ditengah malam,” papar Barry.

Sebabnya ternyata kesalahan diagnose pada jenis meriam sebelumnya, ternyata mengantarkannya pada kecocokan pada jenis meriam milik kapal Colombus.

Beberapa minggu kemarin, ia kemudian kembali ke lokasi kapal karam tersebut bersama beberapa pakar bersamanya. Tim itu kemudian melakukan pengukuran dan dokumentasi keberadaan kapal. Namun menurut informasi beberapa perangkat seperti meriam telah berpindah dari lokasi yang seharusnya dikapal.

“Kapal itu masih memiliki atribut yang menjamin kalau kapal tersebut benar adalah Santa Maria, yang dipergunakan Christoper Colombus pada tahun 1492 lalu,” analisa Cherles Beeker dari Universitas Indiana, Senin (12/5/2014) kemarin.

Bahkan merunut pada bukti-bukti arkeologis yang berhasil dikumpulkan, terlihat sangat lebih lengkap, kata Beeker lagi.

Kapal itu sendiri ditemukan tepat diarea dimana Colombus berkata kalau Santa Maria telah menabrak dasar laut. Saat ini kapal itu tenggelam dikedalaman 10 – 15 kaki, atau sekitar lima meter dari permukaan air laut.

Barry sendiri kemudian berniat kembali ke Haiti , bulan depan untuk bertemu dengan pihak berwenang lokal, untuk membicarakan apa langkah yang bisa dilakukan untuk penemuan tersebut dimasa depan.

Kapal Christoper Colombus, Santa Maria diketahui meninggalkan Spanyol pada tahun 1492 lalu. Kepal itu pergi atas sponsor dari Raja Ferdinand II dan Ratu Isabella I. Perjalanan ekspedisi itu bertujuan untuk mencari rute baru ke Tiongkok melalui bagian barat. Selain juga mencari India dan pulau rempah-rempah dibagian timur Indonesia .

Namun alih-alih mencapai tujuan tersebut, kapal malah pergi ke arah Karibia, Amerika dan mendarat di daerah yang kini menjadi pelabuhan Haiti .

Kapal sepanjang 36 meter tersebut kemudian kandas dan karam di Haiti menurut keterangan daari Encyclopaedia Britannica. Setelah karam, Colombus memutuskan kembali ke Spanyol dengan menggunakan dua kapal lain, yaitu Nina dan Pinta.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s